Koalisi Majapahit Tak Mau Disalahkan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Menyikapi tudingan sebagai dalang dari terjadinya dagelan politik pasca gagalnya pendafatran Bacawali-bacawali Dhimam Abror-Haries Purwoko yang dilontarkan Ketua DPC PDIP Perjuangan Whisnu Sakti Buana langsung direalsi Koalisi Majapahit.

A.H Thony

Ketua Pokja Koalisi Majapahit, A.H. Thony, menolak disalahkan atas gagalnya penyelenggaraan PilkadaSurabaya. Menurut dia, kondisi yang saat ini terjadi merupakan kesalahan dari PDIP sendiri.

Politikus Partai Gerindra menuding partai yang dipimpin Megawati itu, melakukan langkah politik di tingkat elit. Dan mencoba memecah belah Koalisi Majapahit di Surabaya. Sebagai buktinya, keluarnya rekomendasi dari DPP Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).

“Keputusan PAN dan Demokrat merekomendasi calon lawan bukan kewenangan pengurus di tingkat kota. Artinya ada kekuatan politik yang lebih besar yang mengendalikan. Jadi bukan kesalahan Koalisi Majapahit,” katanya.

Terkait tidak adanya pasangan calon yang dimunculkan KoalisiMajapahit, dirinya berdalih belum menemukan figur yang mampu bersaing dengan pasangan petahana Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana. Meski begitu pihaknya telah melakukan semua tahapan.

“Kita tidak mungkin memaksakan karena belum memiliki calon yang pas. Buat apa kita memunculkan pasangan calon jika nantinya hanya dituding sebagai pasangan boneka,” pungkasnya. (Edmen Paulus)

Leave a Reply