Komis A akan Pantau Kinerja PJ Kepala Daerah di Jatim

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur berjanji akan memantau dan melakukan pengawasan terhadap kinerja para pejabat (Pj) Kepala Daerah yang telah ditunjuk oleh Gubernur Jatim.

Ketua Komisi A DPRD Jatim, Fredy Poernomo

Ketua Komisi A DPRD Jatim, Fredy Poernomo mengatakan, posisi Pj merupakan pejabat transisi antara kepala daerah lama yang masa jabatannya habis hingga pelaksanaan pilkada sampai terpilihnya kepala daerah baru.

“Selama masa itu Pj, pejabat yang ditunjuk harus bekerja proporsional dan mengutamakan independensi dengan tidak berpihak kepada salah satu calon,” ujar Fredy saat ditemui di DPRD Jatim, Senin (13/7).

Posisi Pj menurut Fredy sangat rawan, karena jika pejabat yang duduk sebagai Pj tidak memiliki independensi maka calon kepala daerah akan bisa dengan mudahnya mempengaruhi untuk Pj tersebut membantu mengerahkan dukungan.

“Untuk itu, komisi A akan turun ke dapil masing-masing untuk memantau langsung kinerjanya,” tuturnya.

Ia menegaskan, seluruh anggota komisi A tidak hanya sekedar turun di dapil masing-masing untuk memantau, bahkan komisi A juga akan mendengar masukan dari berbagai pihak untuk mengetahui kinerja Pj ada yang berpihak kepada salah satu calon atau tidak.

Jika terbukti ada yang berpihak di pelaksanaan pilkada, Komisi A tidak akan ragu memanggil dan mengevaluasi kinerja Pj, bahkan rekomendasi pemberian sanksi pun bisa dilakukan.

“Dalam bekerja, saya berharap mereka harus tetap netral, profesional, dan tidak berpihak pada salah satu kekuatan politik manapun. Apalagi mereka diangkat juga karena akan ada pilkada serentak,”ujar Fredy.

Apabila hal itu tidak dilakukan, Fredy khawatir semua Pj Kepala Daerah itu akan bertindak di luar koridor, seperti dalam memimpin nanti mereka akan membuat kebijakan yang menguntungkan salah satu pihak. Bisa dari sisi anggaran, maupun dari sisi kebijakan publik lainnya.

Sebelumnya diberikan, Gubernur Jatim, H Soekarwo menyebutkan dan mengumumkan jika saat ini sudah ada empat nama yang akan dijadikannya sebagai Pj Kepala Daerah.

Yakni, Kepala Dishub LLAJ Wahid Wahyudi, Kepala Dinas Peternakan Maskur, Kepala Bakesbang Zainal Mutadin, dan Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Sudjono.

“Untuk Lamongan nanti yang akan diajukan Pak Wahid, lalu Ngawi itu Pj nya Pak Sudjono, Pak Maskur akan menjadi Pj Kepala Daerah Ponorogo, dan Pak Zainal Mutadin nanti akan menjadi Pj di Kota Blitar,” kata Pakde Karwo usai menghadiri Sidang Paripurna di Gedung DPRD Jatim, Rabu (8/7/2015) minggu lalu. (Kom/Edmen Paulus)

Leave a Reply