KPU Surabaya Ingatkan Bakal Calon Perseorangan Agar Lengkapi Syarat Dukungan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mengingatkan kembali kepada masyarakat yang berniat mencalonkan diri sebagai walikota dan wakil walikota Surabaya dari jalur perseorangan, untuk segera melengkapi syarat-syarat dukungan.

Sebab berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 tahun 2015 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, penyampaian syarat dukungan pasangan calon walikota dan wakil walikota yang maju melalui jalur perseorangan, akan mulai dilaksanakan pada 11 Juni 2015 hingga 15 Juni 2015 mendatang.

“Sejak tanggal 11 itu juga, KPU Kota Surabaya juga akan langsung melakukan penelitian jumlah minimal dukungan dan analisis dukungan ganda. Pelaksanaan penelitian dan analisis ini diagendakan berlangsung sampai tanggal 18 Juni,” kata Purnomo Satriyo Pringgodigdo, SH, MH Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum, Pengawasan, SDM, dan Organisasi, Kamis (4/6/2015).

Purnomo merasa perlu mengingatkan hal ini kembali karena sudah mulai ada beberapa pihak yang menanyakan hal prosedur dan syarat pencalonan diri melalui jalur perseorangan kepada KPU Kota Surabaya. Terkait hal itu, Purnomo mengatakan bahwa KPU Kota Surabaya akan sangat terbuka untuk memberikan informasi yang dibutuhkan.

Di sisi lain, pihak-pihak yang mencari informasi ke KPU Kota Surabaya terkait prosedur pencalonan melalui jalur perseorangan, Purnomo menganggap hal ini sebagai sesuatu yang baik dan bisa menepis kekhawatiran sejumlah pihak yang sebelumnya yakin bahwa Pilwali Surabaya 2015 kali ini tidak akan diikuti oleh banyak pasangan calon.

“Seperti sebelumnya dalam beberapa pertemuan yang kami lakukan, ada yang khawatir pilwali kali ini hanya akan memunculkan pasangan tunggal. Saya rasa hal itu kemungkinan tidak akan terjadi,” tambahnya.

Mengenai syarat-syarat untuk calon perseorangan, lanjut Purnomo, sudah dijelaskan secara rinci di dalam PKPU 9/2015 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Yang jelas, yang membedakannya dari persyaratan pencalonan dari partai politik atau gabungan partai politik, adalah adanya dukungan paling sedikit sebanyak 6,5 persen dari total jumlah penduduk Surabaya. Jumlah dukungan ini harus tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di Surabaya.

“Jadi kalau di Surabaya ini ada 31 kecamatan, maka jumlah dukungan yang dibutuhkan calon perseorangan setidaknya berasal lebih dari 16 kecamatan. Kemudian karena jumlah penduduk Surabaya ada sekitar 2.806.306 juta jiwa, maka jumlah dukungan minimal 182.410 dokumen yang dibutktikan dengan fotocopy KTP,” imbuh Purnomo. (Edmen Paulus)

Leave a Reply