28.6 C
New York
Selasa, Agustus 9, 2022

Buy now

KPU Surabaya Launching Pemenang Aplikasi “Pahlawan Muda Apps Challenge”

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – KPU Kota Surabaya melakukan launching 6 (Enam) dari 8 (Delapan) aplikasi pemenang #PahlawanMuda Apps Challenge Pilwali Surabaya tahun 2015 Code for Vote 3.0

KPU Kota Surabaya bersama – sama dengan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Gerdhu, SUWEC, Suara Surabaya, dan Merdeka.com memilih 8 (Delapan) Pemenang dari 50 (Lima Puluh Sembilan) aplikasi yang masuk.

Para pemenang tersebut adalah 1 dari kategori Crowd Sourcing (Team Teguh Wahyu Santoso dengan nama aplikasi ‘Nyoblos, Rek !’), 2 dari kategori Disabilitas (Aldo Kelvianto Wachyudi dengan nama aplikasi ‘Suara Rakyat Surabaya’ dan Tim T51 dengan nama aplikasi ‘Suaraku’), 1dari kategori Perempuan (PKL TEAM dengan nama aplikasi ‘Pemilu Tap’), 2 dari kategori Permainan (Team Abudzar Ali dengan nama aplikasi ‘Menuju TPS’ dan Team Noer Dzaky Putra Widitama dengan nama aplikasi ‘Surabaya in Election’) dan 2 dari kategori Pemantauan (Tim Inovativo dengan nama aplikasi ‘Unfair’ dan Team Taufik Arifuddin dengan nama aplikasi ‘Kenali Pemilu’).

Perlombaan Pahlawan Muda Apps Challenge yang diselenggarakan tidak jauh dari momen hari pahlawan adalah perlombaan yang pertama kali dilaksanakan oleh KPU Daerah di Indonesia.

Dalam hal ini, upaya peningkatan transparansi oleh KPU Kota Surabaya mendapat sambutan positif dari kelompok developer dan IT programmer, dengan kurang lebih 125 orang dalam 59 tim orang yang berpartisipasi memperebutkan juara satu dan dua di setiap kategori.

Hal ini terjadi bisa jadi dikarenakan kali pertama penyelenggara pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah melakukan engagement dengan IT developer dan melakukan program open data dengan membuka data-data public terkait pemilu.

Menurut Purnomo S. Pringgodigdo SH., MH. Komisioner Divisi Hukum dari KPU Kota Surabaya, keberadaan aplikasi-aplikasi ini menunjukkan bahwa partisipasi tidak semata-mata pada kehadiran Pemilih di TPS, tetapi juga keterlibatan masyarakat di dalam proses penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Dengan digunakannya data, atau informasi penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya ini, kami hendak menunjukkan akuntabilitas penyelenggaraan Pemilukada Surabaya, termasuk komitmen kami atas terhadap keterbukaan informasi publik” tambah Purnomo, melalui release yang diterima kabarsurabaya.com, Senin (23/11/2015).

Menurut Purnomo, perlombaan aplikasi ini terbukti dapat meningkatkan partisipasi masyarakat terutama programmer dan IT developer dalam membantu penyelenggara pemilu untuk menyediakan informasi seluas-luasnya bagi masyarakat melalui akses informasi teknologi.

“Kami berharap peluncuran aplikasi ini juga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat kota Surabaya dalam pemilihan Walikota Surabaya 9 Desember mendatang,” pungkasnya.

Aplikasi keterbukaan informasi ini merupakan wujud dari partisipasi Komisi Pemilihan Umum Daerah khususnya KPU Kota Surabaya dalam mensukseskan gerakan transparansi dan data terbuka (open data) di Indonesia.

Open data sendiri adalah konsep dimana data-data public dapat terbuka dalam format yang memudahkan pengguna dan masyarakat luas untuk menggunakan, mengolah dan mendistribusikan kembali. (Ep)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,432PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles