11.8 C
New York
Jumat, November 27, 2020

Buy now

KPU Surabaya Optimis Pasangan Calon Tidak Tunggal




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pelaksanaan pemilihan walikota dan wakil walikota Surabaya 2015 semakin dekat. Namun hingga saat ini, nuansa rivalitas belum terasa.

Tidak mengherankan muncul kekhawatiran dari sejumlah elemen bahwa pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu hanya akan diikuti oleh calon tunggal.

Acara Gathering Redaktur dengan KPU Kota Surabaya
Kekhawatiran ini setidaknya terungkap dalam media gathering yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Rabu (3/6/2015). Dalam forum tersebut, para komisioner KPU Surabaya berdiskusi bersama sejumlah pucuk pimpinan redaksi media massa di Surabaya.

Beberapa pokok diskusi dalam pertemuan tersebut adalah bagaimana kesiapan KPU apabila nantinya hanya ada satu pasangan calon yang maju dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2015, serta bagaimana kemungkinan adanya kerawanan sosial saat berlangsungnya pilwali tersebut.

Pertanyaan ini muncul di benak para wartawan senior tersebut karena sampai saat ini, ketika pelaksanaan pilwali sudah hampir memasuki tahap penyerahan syarat dukungan pasangan calon walikota dan wakil walikota dari perseorangan, di masyarakat belum terasa geliatnya.

Perlu diketahui, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 2 tahun 2015 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, tahap penyerahan syarat dukungan untuk calon perseorangan dilakukan mulai 11 Juni 2015 hingga 15 Juni 2015. KPU Kota Surabaya sendiri, sejak 24 Mei 2015 lalu telah menyampaikan pengumuman tentang penyerahan syarat dukungan ini.

“Melihat kondisi perpolitikan yang terjadi saat ini di Kota Surabaya, banyak pihak pesimistis pasangan calon pilwali yang mendaftar itu akan lebih dari satu pasangan. Untuk itu KPU Kota Surabaya apa sudah mengantisipasi kondisi itu? Kalau kemudian hanya satu pasangan saja yang mencalonkan diri, apakah kondisi KPU sudah menyiapkan solusi yang akan diambil?” demikian pertanyaan yang terlontar dari Budi Sugiharto, Kepala Biro detik.com Surabaya yang turut hadir dalam media gathering tersebut.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum, Pengawasan, SDM, dan Organisasi, Purnomo Satriyo Pringgodigdo, SH, MH, optimistis pilwali kali ini tidak hanya akan diikuti oleh satu pasangan calon.

Apalagi, KPU juga telah memiliki seperangkat regulasi yang terangkum dalam PKPU. Khusus untuk tata aturan proses pencalonan dalam pilkada, dijelaskan secara rinci di dalam PKPU no.9 tahun 2015.

“Semua aturan itu (PKPU) telah disusun secara integral dan menyeluruh dalam mengantisipasi segenap kemungkinan persoalan yang bakal muncul khususnya terkait minimnya proses pencalonan yang ada. Jadi semuanya sudah diatur secara detail, sehingga problem yang dikuatirkan itu akan ada jalan keluarnya. Tetapi insyaallah, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2015 tidak akan tunggal” kata Purnomo.

Sementara itu, komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Pengembangan Informasi, Nur Syamsi,menyebutkan bahwa media gathering yang kali ini dilaksanakan tidak hanya sebagai ajang sosialisasi.

Forum ini juga digelar untuk mendorong peran media massa dalam menyukseskan program Pilkada Berintegritas yang saat ini diusung KPU dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“KPU berharap media massa turut mengawal pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini agar kemudian terwujud pilkada yang berintegritas yang memunculkan pemerintahan yang jujur, bersih, antikorupsi, dan berintegritas. Kami berharap bantuan media massa untuk mengawasi seluruh tahapan pilwali kali ini,” tutur Nur Syamsi.

Terpisah, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Akhmad Munir menyebutkan pihaknya mendorong agar kalangan jurnalis di Surabaya ikut mendorong proses demokrasi dalam menyambut pilwali Surabaya tahun 2015. Pria yang akrab disapa Munir itu juga mendorong agar para jurnalis bersikap independen.

“Sesuai khitahnya, wartawan harus independen dan bersikap netral. Maka dalam Pilwali ini, sebagai wartawan harus bersikap netral dan mengabdi kepada kepentingan publik, dalam hal ini masyarakat Surabaya,” ujar Munir. (Edmen Paulus)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,456PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...