23.2 C
New York
Minggu, September 27, 2020

Buy now

Langkah Perpanjangan Pendaftaran dalam Pemilukada KPU, Cacat Hukum

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Peningkatan suhu politik di Kota Surabaya pasca pembukaan perpanjangan pendaftran terus menghangat. Bukan hanya partai politik yang seakan tidak lelah bermanuver. Berbagai elemen masyarakat dan organisasi masyarakat (ormas) juga mulai bergerak.

Suasana Diskusi Terbatas yang di gagas Pemuda Pancasila di Surabaya, Senin (10/8/2015)
Berbagai pernyataan sikap dan diskusi muncul membahas situasi terkini dalam proses pilwali Surabaya, termasuk apa yang harus dilakukan jiga terjadi deadlock dengan tidak adanya calon yang maju hingga hari terakhir pendaftaran, Selasa (11/8/2015).

Salah satu ormas yang mencoba membedah carut-marut proses pilwali serentak ini adalah Pemuda Pancasila, dengan menggelar diskusi terbatas dengan tema ‘Membangun Kepastian Hukum dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah untuk Menciptakan Iklim Demokrasi yang Baik, Berkualitas dan Bermartabat’.

Diskusi yang digelar di rumah makan Agis ini dihadiri oleh beberapa pakar dan praktisi hukum seperti Prof. Sadjijono (pakar hukum administrasi dan tatanegara), Athoillah, SH (praktisi hokum dan anggota KPU), mas Nabil (pengamat politik/mantan anggota KPU Jatim), M Soleh (lawyer dan praktisi hukum), dan yang lainnya.

Dalam diskusi yang membahas berbagai aspek terkait dengan beberapa undang-undang pemilu dan beberapa keputusan KPU ini, menurut Guru Besar Hukum Andministrasi dan Tatanegara Universitas Bhayangkara Prof.DR. Sadjijono, SH, MHum.,

Meski secara hukum keputusan KPU memperpanjang masa pendaftaran boleh dibilang sah (karena dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang), namun secara konten/materi itu cacat hukum.

“Karena sudah terlanjur salah langkah, maka KPU bagai buah simalakama, karena bila KPU tetap memperpanjang pendaftaran maupun menunda pemilukada ke tahun 2017, tetap tidak benar dan cacat hokum,” terangnya.

Begitu pula dengan hasil pilkada Surabaya ini menurut Sadjijono akan tetap dianggak keputusan yang cacat hukum dan rawan menerima gugatan, karena memang sudah salah sejak awalnya.

Hal senada juga disampaikan praktisi hukum M. Soleh yang menilai semua kesalahan dalam penerapan pemilu serentak ini sudah salah sejak awalnya, karena dalam undang-undang pemilukada banyak hal yang tidak diatur.

“Ini merupakan kesalahan dan ketidakseriusan para anggota DPR dan Pemerintah dalam membuat undang-undang yang tidak mengatur berbagai kemungkinan seperti; bagaimana bila ada calon tunggal maupun persoalan sangsi adanya mahar politik maupun money politik,” terang M. Soleh.

Soleh juga menilai bahwa bila mengacu pada undang-undang, maka harusnya calon tunggal pun tetap sah dan tidak perlu diadakannya penundaan pemilu ke tahun 2017.

Disisi lain, Ketua Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) Pemuda Pancasila Surabaya AM Rulloh mengatakan pihaknya akan mengirimkan surat pada DKPP dan KPU karena apa yang dilakukan KPU sudah keluar dari koridor hukum.

“Isi surat kami nantinya akan menegaskan bahwa apa yang dilakukan KPU dengan membuka pendaftara saat ini adalah diluar koridor hukum, gak ada cantolah hukumnya dan harus dihentikan,” terangnya.

Sementara mengenai pengerahan masa dalam demo simpatik, AM Rulloh mengatakan pihak Pemuda Pancasila masih akan melihat situasi dan kondisinya terlebih dahulu. (Edmen Paulus)

Related Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

Stay Connected

20,744FansSuka
2,378PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

U Give Me Love Jadi Single Perdana ‘Alex dan Bea’ Masuk Industri Musik

YOGYAKARTA (kabarsurabaya.com) - Trend musik mancanegara mempengaruhi perkembangan musik di Tanahair dari dahulunya. Saat ini Korean Pop (K-Pop) tengah dilirik oleh para penikmat musik di...

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Kegiatan Gadai Tanpa Izin

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Satgas Waspada Investasi menemukan 50 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas...