20.2 C
New York
Rabu, Juni 16, 2021

Buy now

Pemilihan Walikota Surabaya Hampir Pasti Berjalan Normal




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pemilukada Surabaya desember mendatang, hampir dipastikan akan berjalan normal dan sesuai dengan schedule yang di tentukan KPU. Hal ini tertangkap dari hasil pertemuan lanjutan Koalisi Majapahit yang dilakukan di gedung DPC Golkar Surabaya, Rabu (22/7/2015).

Pertemuan lanjutan Koalisi Majapahit di gedung DPC Golkar Surabaya, Rabu (22/7/2015)
Seperti diketahui, pada awalnya koalisi Majapahit cenderung terkesan tidak akan memunculkan calon walikota sehingga pilwali Surabaya terancam tidak bisa dilaksanakan dan akan tertunda hingga pemilukada serentak berikutnya di tahun 2017.

Menurut ketua pokja koalisi majapahit A.H. Toni, perubahan eskalasi politik ini sendiri memang tidak terduga oleh pokja, karena ternyata ada satu percepatan keinginan dari para pimpinan partai politik yang tergabung dalam koalisi untuk memunculkan calon walikota.

“Ya kalau keputrusannya begitu, ya mau tidak mau kita bersama kawan-kawan pokja dari perwakilan partai harus kerja ekstra keras untuk melakukan verifikasi terhadap pasangan bakal calon yang sudah masuk,” terang Toni.

Sekalipun demikian, koalisi majapahit belum berani secara ekslisit memastikan bahwa pemilihan walikota Surabaya Desember mendatang pasti terlaksana dan tidak mundur.

“Saya tidak mengatakan pilwali pasti berlangsung dan tidak tertunda. Tetapi semangatnya adalah mengarah kesana, yaitu memunculkan calon walikota. Sehingga bila ada calon lain, maka tentu saja pemilukada Surabaya bisa berjalan normal,” jelas Toni.

Selain itu menurut Toni, pertemuan lanjutan koalisi majapahit ini juga mempertegas rencana untuk mengadakan halal bihalal antara ketua partai koalisi dengan para bakal calon. Dan bahkan dalam kesempatan itu pula nantinya akan dilakukan seleksi juga bagi bakal calon , dengan melibatkan team independen dan professional.

“Selama ini kan penetapan bakal calon menjadi ranah DPP. Nah kali ini ada ide untuk kita lakukan, sehingga nantinya yang kita sodorkan ke DPP sudah memiliki legitimasi dan kualitas yang terukur dan mengkerucut,” terangnya.

Dengan demikian, menurut Toni, langkah ini juga akan memudahkan DPP dan bisa menghemat waktu karena masa pendaftaran kan sudah sangat mepet. (Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,995FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles