-2.1 C
New York
Sabtu, Januari 9, 2021

Buy now

PJ Kepala Daerah Jangan Lewati Kewenangan




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Para penjabat (PJ) kepala daerah mendapat peringatan oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo untuk tidak melewati kewenangan yang sudah diatur dalam perundang-undangan yang berlaku. Hal ini dikemukakan Soekarwo ketika melantik empat PJ kepala daerah di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Rabu (19/8/2015).

Menurut Soekarwo, sekalipun PJ kepala daerah memiliki tugas, wewenang, kewajiban dan hak serta larangan yang sama dengan kepala daerah definitif, namun berdasar Pasal 132A Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 karena kekosongan jabatan kepala daerah, bukan karena kepala daerahnya mencalonkan diri menjadi calon kepala daerah lain, ada kewenangan yang dinyatakan dilarang.

Dan sebagaimana dimaksud pada Pasal 7 Huruf P Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015, menurut Soekarwo, ada empat kewenangan yang dinyatakan dilarang, kecuali telah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

“Keempat hal yang dilarang itu diantaranya adalam melakukan memutasi pegawai dan membatalkan perizinan yang telah dikeluarkan pejabat sebelumnya,” terang Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo.

Selain itu juga, PJ tidak boleh membuat kebijakan tentang pemekaran daerah, serta membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan dan program pembangunan pejabat sebelumnya.

Gubernur juga meminta para Pj kepala daerah untuk menyelesaikan tiga program kesuksesan Pilkada, yaitu sukses pelaksanaannya, sukses koordinasinya dan sukses hasilnya.

“Untuk hasil yang bagus, Pj jangan menunggu didatangi, tapi harus mendatangi para pimpinan dewan, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kapolres, Dandim hingga warga setempat,” ucap Pakde Karwo.

Dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan serta serah terima jabatan ini, dilantik masing-masing adalah Suprianto sebagai Pj Wali Kota Blitar, Wahid Wahyudi sebagai Pj Kabupaten Lamongan, Maskur sebagai Pj Bupati Ponorogo, serta Idrus sebagai Pj Bupati Kediri.

Pelantikan dan serah terima jabatan ini juga dihadiri bekas bupati dan wali kota di empat daerah tersebut, yakni Wali Kota Blitar Anwar Samanhudi, Bupati Lamongan Fadeli, Bupati Ponorogo Amin, dan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno. (Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,322FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles