-2.1 C
New York
Sabtu, Januari 9, 2021

Buy now

Rasiyo–Abror Maju Pilwali, Siap Lawan Risma–Whisnu




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Akhirnya Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) memastikan diri untuk maju dan memasangkan pasangan Rasiyo-Dhimam Abror dalam Pilwali Surabaya.

Seperti diketahui sebelumnya, pembicaraan sempat mengalami deadlock, terkait siapa yang menjadi L1 (walikota) dan siapa yang berada diposisi L2 (wakil walikota). Namun akhirnya Demokrat dan PAN telah berhasil menyelesaikannya dan dipastikan akan mendaftarkan calon walikota dan calon wakil walikota pasangan Rasiyo – Dhimam Abror.

Rasiyo-Abror
Kepastian golnya lobi Demokrat itu diungkapkan Ketua Bappilu DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, Senin (10/08/2015) di Jakarta.

“Kami sudah bertemu dan sudah saling ada pengertian. Kami setuju dengan pasangan Rasiyo-Abror,” tegas Viva.

Viva yakin bahwa pasangan Rasiyo-Abror akan mampu menyaingi pasangan incumbent Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana, karena keduanya adalah sosok yang memiliki kualitas dan kompetensi yang cukup baik.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo juga sudah memastikan bahwa partainya akan menempatkan pasangan calon untuk melawan pasangan petahana Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana dengan mendaftarkannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya.

“Kami akan mendaftar ke KPU dan akan bertarung. Selasa (11/8) atau hari terakhir akan daftar. Mungkin waktunya sore hari menjelang waktu habis (pukul 16.00 WIB),” ucapnya.

Selain itu, kepastian majunya Rasiyo-Abror juga di sampaikan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang menegaskan PAN akan tetap ikut dalam pilkada di Surabaya yang digelar serentak pada 9 Desember 2015.

“Kami tidak sembarangan dalam memilih calon kandidat untuk bertarung dalam Pilkada Surabaya. Calon yang kami usung adalah calon terbaik yang kami nilai mampu menyaingi Tri Rismaharini dalam pilkada nanti,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Harian KONI Jatim Dhimam Abror yang tadinya digadang-gadang menjadi calon walikota, akhirnya mengaku legowo jika rekomendasi yang diturunkan DPP Demokrat dan PAN memposisikan dirinya sebagai bakal calon wakil wali kota mendampingi calon wali kota Rasiyo.

“Kalau keputusan partai seperti itu, ya, saya siap saja. Meskipun pada Minggu (10/8) malam sempat terjadi sempat terjadi kebuntuan dan tidak ada titik temu terkait posisi L1 dan L2,” katanya.

Lalu apakah dengan ini sudah bisa dipastikan pilwali Surabaya pasti akan terjadi tanggal 9 Desember mendatang ? Rasanya hal itu perlu menunggu hingga akhir pendaftaran di KPU Surabaya, Selasa (11/8/2015).

Karena dalam politik, semua bisa terjadi di menit-menit terakhir. Seperti peristiwa pendaftaran cawali dan cawawali Abror-Haries beberapa waktu lalu. (Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,322FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles