Rasiyo-Lucy Canangkan 12 Program Prioritas

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Genderang perang antara Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Risma-Whisnu dan Rasiyo-Lucy mulai di tabuh.

Pasangan Rasiyo Lucy Kurniasari yang diusung Partai Demokrat dan PAN, telah mencanangkan 12 Program prioritas yang akan dikampanyekan ke masyarakat.

Menurut ketua tim pemenangan Pasangan Rasiyo – Lucy, Agung Nugroho, 12 program kampanye itu diantaranya adalah perluasan lapangan kerja, penanggulangan kemiskinan, jaminan akses pendidikan, jaminan akses kesehatan, reformasi birokrasi dan publik servis, integrasi infrastruktur serta ruang sosial.

“12 program prioritas ini kami canangkan, karena selama ini walikota Surabaya belum menyentuh dan mengoptimalkan program yang ada. Salah satunya merevitalisasi budaya, cagar budaya serta menuntaskan penyelesaian surat ijo dengan cara win-win solution,” katanya, Sabtu (27/9/2015).

Lebih jauh Agung menjelaskan, keseluruh program tersebut (12 program prioritas) penting dan harus dijalankan secara simultan. Dan Ia menyakini bahwa nantinya untuk melaksanakan sejumlah program tersebut (meski membutuhkan dana yang tak sedikit), bisa diatasi hanya dari APBD Kota Surabaya.

“Contohnya misalnya program peningkatan hutan kota dan peningkatan prestasi olah raga jelas membutuhkan biaya banyak. Anggaran Surabaya sebenarnya cukup untuk merealisasikannya,” tuturnya.

Agung menerangkan, dari 12 program tersebut pihaknya akan mengutamakan beberapa sektor pelayanan pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja. Ia yakin, program pembangunan yang diusung akan mensejahterakan masyarakat.

“Program itu sesuai tagline kami untuk sejahterakan masyarakat,” katanya

Agung juga menekankan, masalah pembangunan di pinggiran juga akan menjadi perhatian serius,  karena selama ini menurutnya pembangunan hanya terpusat di kawasan tengah kota. Begitu pula dengan kepemudaan dan olahraga akan mejadi prioritas pasangan yang diusung Partai Demokrat dan PAN ini.

“Klub Persebaya akan kami perhatikan karena banyak diminati warga Surabaya,” pungkasnya. (Edmen Paulus)

Leave a Reply