19.9 C
New York
Jumat, September 25, 2020

Buy now

Sidang DKPP Nyatakan Komisioner KPU Surabaya Tak Bersalah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan Ketua dan Anggota KPU Kota Surabaya tidak bersalah. Karenanya nama baiknya direhabilitasi. Hal ini disampaikan dalam sidang pembacaan putusan yang digelar di Ruang Sidang DKPP, Gedung Bawaslu Lt 5, Jl MH Thamrin 14, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2015).

Sidang Dewan Kehormatan yang dipimpin oleh Ketua DKPP, Jimly Asshiddiqie dan diikuti komisioner lainnya, menyatakan bahwa pengaduan atas KPU Surabaya yang dituduh telah melanggar kode etik dalam penyelanggaraan Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2015, tidak terbukti.

Dikatakan Ketua KPU Surabaya, Robiyan Arifin, DKPP juga menolak aduan pengadu untuk seluruhnya, serta merehabiltasi pihak teradu, dalam hal ini lima komisioner KPU Surabaya. Bahkan sejak awal pihaknya yakin bahwa DKPP akan mengeluarkan putusan yang demikian.

“Kami yakin demikian karena dari awal kami juga sudah yakin bahwa langkah-langkah yang kami putuskan selama berlangsungnya tahapan Pilwali ini sudah sesuai atau sudah on the track,” katanya, Senin (26/10/2015).

Seperti diketahui, dalam perkara ini, sebagai pengadu adalah Didik Prasetiyono, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, sementara sebagai teradu adalah ketua dan Anggota KPU Surabaya, yakni Robiyan Arifin, Nurul Amalia, Purnomo Satriyo Pringgodigdo, Miftakhul Gufron, serta Nur Syamsi.

Dalam catatan DKPP, sesuai dengan yang disampaikan pengadu, para Komisioner KPU Surabaya diduga tidak memberikan informasi yang jelas dan rinci tentang kelengkapan dokumen untuk Pilkada. Selain itu, Komisioner KPU Surabaya juga diduga tidak transparan selama proses pelaksanaan Pilkada dan tidak secara tepat memberikan penjelasan Undang-Undang.

Robiyan menambahkan, adanya putusan DKPP ini maka sudah jelas bahwa semua dugaan itu terbantahkan.

“Kami berharap semua pihak bisa menghormati keputusan DKPP,” lanjut Robiyan.

Ia juga menegaskan bawa sejatinya, sidang DKPP adalah untuk melindungi kehormatan Penyelenggara Pemilu, sehingga apabila dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya saat menyelenggarakan Pemilu ada tuduhan pelanggaran kode etik, maka pada sidang di DKPP akan dibuktikan apakah tuduhan tersebut terbukti atau tidak. Jika terbukti, maka bisa mendapat sanksi. Namun, jika tidak terbukti maka nama baiknya direhabilitasi.

“Semoga ikhtiar kita bersama untuk mewujudkan Pilkada yang jujur, adil, demokratis, dan berintegritas dapat tercapai di Kota Surabaya,” ujarnya. (Ep)

Related Articles

Huawei Resmi Hadirkan High-End Experience Store di Plasa Marina, Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Pada tahun ini, berbagai inovasi terbaru telah dihadirkan Huawei melalui ragam produk yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Kini, Huawei akan hadir...

 Machfud Arifin: No 2 Simbol Kemenangan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon wali Kota Surabaya, Machfud Arifin optimis mendapatkan nomor urut 2 dalam kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020. Machfud...

 Jadwal Kampanye Paslon Dimulai 28 September

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pengundian nomer urut pasangan calon di Pilwali Kota Surabaya telah usai. Pasangan Eri Cahyadi- Armuji mendapatkan nomer urut 1 dan pasangan...

Stay Connected

20,729FansSuka
2,376PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Huawei Resmi Hadirkan High-End Experience Store di Plasa Marina, Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Pada tahun ini, berbagai inovasi terbaru telah dihadirkan Huawei melalui ragam produk yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Kini, Huawei akan hadir...

 Machfud Arifin: No 2 Simbol Kemenangan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon wali Kota Surabaya, Machfud Arifin optimis mendapatkan nomor urut 2 dalam kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020. Machfud...

 Jadwal Kampanye Paslon Dimulai 28 September

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pengundian nomer urut pasangan calon di Pilwali Kota Surabaya telah usai. Pasangan Eri Cahyadi- Armuji mendapatkan nomer urut 1 dan pasangan...

Er-Ji Dapat Nomer Urut 1, MA-Mujiaman Nomer 2

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - KPU Surabaya telah usai menggelar tahapan pengundian nomor urut Paslon Pilwali Surabaya 2020 yang digelar Kamis (24/9/2020) di Halaman Kalingga, Hotel...

Pakai Kemeja Putih, Eri-Armuji Terlihat Kompak

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pasangan Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya Armuji telah tiba di Halaman Kalingga, Hotel Singgasana,...