Surat Rekom DPP PAN Soal Pencalonan Rasiyo-Abror, Misterius

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Polemik terkait surat rekomendasi dari DPP PAN terhadap pasangan calon Rasiyo-Dhimam Abror untuk maju dalam Pilwali Surabaya yang masih berupa scan, direspon oleh DPD PAN Surabaya dan DPW PAN Jatim.

Menariknya hingga kini DPD PAN Surabaya tidak mengetahui bentuk surat rekomendasi yang asli berikut keberadaannya berkas tersebut dibawa oleh siapa.

Dhimam Abror saat mendaftar di KPU, Selasa (11/8/2015)

Ditegaskan Surat-selaku Ketua DPD PAN Surabaya, pihaknya waktu itu tidak mengetahui secara detail isi maupun bentuk surat rekomendasi DPP PAN yang diberikan kepada pasangan calon Rasiyo-Dhimam Abror. Mengingat secara bersamaan pihaknya berada di Kediri sedang mengikuti Muswil DPW PAN Jatim ke IV.

“Jadi saat Pak Dhimam Abror menawari dirinya akan mengambil surat rekom tersebut ke DPP di Jakarta, kamipun mengiyakan. Bila selanjutnya di tengah jalan ada permasalahan dengan surat rekom yang aslinya, ya saya bilang jika surat tersebut ada di Pak Dhimam Abror,” terangnya di kantor DPW PAN Jatim, Rabu (12/8/2015).

Menurut Surat, waktu itu surat rekom diambil sama Pak Dhimam di Jakarta. Namun saat di KPU ketika surat rekom tersebut ditanyakan ke Dhimam Abror, yang bersangkutan juga mengaku kebingungan. Ini karena orang yang disuruh mengambil surat rekom di DPP PAN Jakarta hingga kini belum muncul.

“Jadi sewaktu saya tanya kepada Pak Dhimam, ternyata yang bersangkutan juga kebingungan, sebab orang yang disuruh ternyata hingga kini belum menampakan hidungnya,” tutur Surat dengan wajah nampak merasa kebingungan.

Lantas bagaimana selanjutnya sikap PAN jika KPU Kota Surabaya terus menanyakan surat rekom yang asli ? Menurutnya hal itu bukan kewenangannya pihaknya lagi.

“Kami sudah melaksanakan kewajibannya mengeluarkan surat rekomendasi dan itu sudah selesai. Kalaupun kemudian terjadi seperti sekarang ini, itu bukanlah kehendak kami. Semuanya sudah saya serahkan ke KPU. Terserah KPU apakah nanti dicoret apa lanjut,” jawabnya dengan nada pasrah.

Sementara itu Wakil Ketua DPW PAN Jatim, Suli Daim mengatakan bahwa PAN tidak akan bermain-main terkait rekom terhadap pasangan calon Rasiyo-Dhimam Abror. Kalaupun yang turun masih berupa scan, pihaknya optimis dalam waktu dekat akan segera turun rekom yang asli.

“Meksi demikian secara tegas saya katakan bahwa saya tidak mengetahui secara detail bentuk surat rekom itu sendiri,” tandasnya.

Disisi lain, terkait tudingan dari Ketua PAN Surabaya yang menyatakan bahwa dirinya yang memegang surat rekom asli, Dhimam Abror menuturkan bahwa diakui pihaknya sempat dihubungi oleh salah satu pengurus DPW PAN Jatim untuk mengambil rekom tersebut ke DPP PAN.

Namun berhubung dirinya sibuk untuk mempersiapkan pendaftaran, akhirnya memerintahkan seseorang relawan untuk berangkat ke Jakarta mengambil rekom tersebut.

“Saat itu saya memang sibuk, lalu saya suruh seseorang untuk pergi ke Jakarta ambil rekom. Namun saat itu saya tidak membekalinya dengan surat kuasa atau sejenisnya. Pertanyaan saya apakah, pihak DPP PAN sendiri dengan mudah akan memberikan rekom itu kepada seseorang yang tidak dikenal dan tidak ada surat kuasanya?” kata Abror.

Diungkapkan Abror, celakannya hingga saat ini orang yang disuruhnya tersebut tidak menunjukkan batang hidungnya. Sehingga tidak ada yang bisa mengetahui keberadasan rekom tersebut apakah betul ditangannya atau tidak.

“Jadi menurut saya, kemungkinan besar rekom tersebut sengaja ‘disimpan’ atau entah apa namanya sehingga sampai sekarang tidak jelas juntrungnya. Bisa jadi hal ini terkait dengan kondisi ricuh Muswil PAN di Kediri,” tuturnya. (Edmen Paulus)

Leave a Reply