11.8 C
New York
Sabtu, November 21, 2020

Buy now

Aplikasi Task Management ‘Takzo’ Dirilis




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 tahun, 10 anak muda Indonesia yang tergabung dalam Qajoo Studio, merilis sebuah aplikasi task management baru yang diberi nama ‘Takzo’ versi Beta.

Takzo sebagai aplikasi task management pertama yang dibuat oleh developer Indonesia yang akan bersaing dengan aplikasi task management buatan luar negeri ini menurut Alexander Budiman (Alex), founder sekaligus CEO Qajoo Studio, secara resmi akan diluncurkan pada akhir Agustus mendatang.

“Saat ini Takzo masih dalam versi Beta dan berbasis aplikasi website. Aplikasi ini bisa diakses di PC atau laptop. Dan dalam waktu dekat, kami akan segera meluncurkan aplikasi Takzo yang berbasis iOS dan Android.” Terang Alex dalam rilis yang diterima kabarsurabaya, Rabu (19/8/2015).

Menurut Alex, BYOD (Bring-Your-Own-Device) tengah menjadi trend, karena banyak perusahaan kini membebaskan karyawan untuk memilih membawa perangkat komputer, tablet atau smartphone mereka sendiri termasuk memilih aplikasi yang disukai dalam mengurus pekerjaan nya.

Saat ini tercatat jumlah pengguna smartphone berbasis Android telah mencapai 1 miliar lebih dan 700 juta untuk pengguna smartphone berbasis iOS. Diantaranya adalah para pemilik usaha maupun para karyawan yang dituntut untuk selalu produktif serta dapat menjaga keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan pribadi dan fleksibilitas lokasi kerja.

“Perubahan ini menuntut para pekerja, pelaku bisnis dan pihak perusahaan untuk dapat bekerja lebih cerdas, terorganisir, sehingga seluruh tim dapat bekerja cepat. Ini menciptakan kebutuhan akan aplikasi mobile yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan personal maupun perusahaan,” terang Alex.

Banyak aplikasi mobile task management yang ada di market saat ini. Namun aplikasi yang ada saat ini dari segi tampilan cenderung datar, tidak memiliki unsur ‘fun’. Karena itu menurut Alex,  diperlukan alat yang lebih dari sekedar membantu mengelola project dan task mereka.

“Mereka butuh sebuah cara komunikasi yang dapat mendukung pekerjaan tapi juga menyenangkan. Peluang inilah yang kami manfaatkan dengan membuat Takzo, sebuah aplikasi  task management yang fun dan smart.” papar Alex.

Hadir dengan fitur andalan Insights dan Time Tracking, menurut Alex, Takzo mampu membuat individu maupun organisasi dapat memonitor dan mengukur kinerja tim secara nyata. Serta bagi manajer maupun manajemen dalam menganalisa proyek yang sedang berjalan.

“Selain kedua fitur tadi, Takzo juga menyuguhkan hal yang menarik dengan memanfaatkan teknologi LBS (Location Based Service) untuk meningkatkan akuntabilitas tim hanya pada tugas yang berkaitan dengan tim mereka di dalam Takzo,” jelasnya.

Qajoo Studio, yang dikenal sebagai developer lokal,  konsisten memasukkan unsur budaya Indonesia dalam produk mereka. Hal ini juga diaplikasikan dalam Takzo, dimana unsur budaya lokal dapat ditemui pada free sticker yang dapat dipakai di bagian comment task, dan motif Batik Megamendung dalam tampilan fitur Pin Tasks.

Sementara COO Qajoo Studio,  Rieky Wijaya mengatakan bahwa kehadiran Takzo diharapkan tak terbatas pada pengguna task management di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Medan dan Manado, namun juga pengguna di Asia Tenggara dan Amerika Serikat.

“Ini karena Takzo adalah aplikasi task management buatan developer Indonesia yang siap bersaing dengan task management lainnya yang telah banyak digunakan di Indonesia selama ini,” pungkas Rieky. (Edmen Paulus)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,441PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...