3.3 C
New York
Kamis, Desember 1, 2022

Buy now

Bina Pemuda dan Museum NU Jatim Gelar Orasi Budaya dan Napak Tilas Resolusi Jihad

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah munculnya “Resolusi Jihad” pada tanggal 21-22 Oktober 1945 (70 tahun silam) yang dikeluarkan oleh para Ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang dipimpin oleh KH Hasyim As’ary, di Surabaya, Bina Pemuda Jawa Timur bersama Museum NU di Surabaya menggelar Orasi Budaya dan Napak tilas Resolusi Jihad.

Kegiatan ini untuk mengajak para pemuda di Jawa Timur merevitalisasi semangat Resolusi Jihad di era reformasi guna bersama-sama mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dalam membangun bangsa.

“Revitalisasi jihad perlu dikobarkan kembali, misalnya dengan mendesak para penyelenggara Negara untuk meninjau kembali reformasi. Yang ternyata, tidak membikin ketatanegaraan kita semakin baik, tetapi justru sebaliknya semakin buruk,” kata Dr Muhibbin Zuhri Direktur Museum Nahdlatul Ulama Surabaya, di Surabaya, Jumat (20/11/15).

Muhibbin Zuhri yang juga menjabat Ketua PCNU Surabaya ini menambahkan kegiatan tersebut juga bertujuan dari kegiatan Napak Tilas Resolusi Jihad ini adalah memunculkan kembali kesadaran terhadap peranan besar resolusi Jihad di bulan oktober 1945 dan berupaya untuk berpartisipasi dalam pelestarian nilai-nilai sejarah.

Kegiatan tersebut dimulai dengan orasi budaya yang menampilkan budayawan clurit emas asal Madura, KH Zawawi Imron dan pengamat sejarah Nahdlatul Ulama Drs. H. Choirul Anam.yang bertempat di halaman Museum NU Jalan Gayungsari Timur Surabaya pada hari Sabtu (21/11/2015) malam.

Selanjutnya pada keesokan harinya, Minggu (22/11/2015) akan dilakukan Napak Tilas menuju Pondok Pesantren Tebuireng Jombang untuk berziarah ke makam para pencetus Resolusi Jihad yaitu KH Hasyim As’ary dan dan diteruskan ke Pondok Pesantren Tambakberas, berziarah ke makam KH Wahab Chasbullah.

Orasi Budaya dalam rangka 70 tahun Resolusi Jihad ini rencananya akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Drs Soekarwo dan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Sholahudin Wahid, Ketua PWNU Jawa Timur KH Mutawakkil Allallah.

Dan Ulama NU KH Sholeh Qosim serta sekitar 500 kalangan pemuda Nahdliyin yang tergabung dalam Bina Pemuda Jawa Timur dan ormas Nahdhiyah Cinta Indonesia (NCI) yang akan memberikan bingkisan pada anak yatim. (KS/RED)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,587PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles