Festival Budaya Sasak di Kyriad Pesonna Hotel Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Kyriad Pesonna Hotel Surabaya sebgai hotel dengan konsep syariah pertama di Surabaya, menggelar festival budaya masyarakat keturunan Arab yang tinggal di sekitar obyek wisata Masjid Ampel Surabaya, selama 2 hari, mulai Sabtu (30/1/2016) hingga Minggu (31/1/2016).

Director Sales & Marketing Manager Kyriad Pesonna Hotel Surabaya, Tahir Aldjufri (kiri) bersama juri yang lain sedang mencicipi karya peserta lomba masak nasi goreng kambing

Director Sales & Marketing Manager Kyriad Pesonna Hotel Surabaya, Tahir Aldjufri, mengatakan, untuk kegiatan ini, pihaknya bekerjasama dengan komunitas Sasak Surabaya, untuk mengangkat budaya lokal masyarakat Sasak yang tinggal di sekitar Masjid Ampel Surabaya.

“Karena itu kami menamakannya Festival Budaya Sasak (FBS),” terangnya kepada kabarsurabaya.com, Minggu (31/1/2016).

Ia juga menjelaskan bahwa FBS yang di adakan di halaman hotel Kyriad Pesonna Hotel Surabaya Jalan Benteng No. 1 ini diwarnai dengan berbagai kegiatan seperti lomba photography, lomba masak nasi goreng kambing dan bazar kuliner.

Para peserta lomba nasi goreng kambing di acara Festival Budaya Sasak yang di gelar di halaman hotel Kyriad Pesonna Hotel Surabaya Jalan Benteng No. 1, Minggu (31/1/2016)

“Untuk lomba nasi gorieg dibatasi hanya 20 peserta dan di nilai oleh Chef Kyriad Pessona Hotel Surabaya, serta perwakilan komunitas Sasak, Sedang untuk lomba potography, yang dilombakan adalah foto obyek atau bangunan-bangunan tua yang ada di sekitar kompleks wisata Masjid Ampel,” terang Tahir.

Sedangkan untuk bazar kuliner yang terdiri dari 65 stand ini, menyajikan berbagai macam kebutuhan mulai dari pakaian, makanan dan kue-kue khas Timur Tengah.

Tahir juga menegaskan bahwa kegiatan FBS yang baru pertama kali dilakukan ini, selain untuk mengangkat budaya masyarakat Sasak yang memang berada di sekitaran Hotel, juga untuk lebih memperkenalkan Kyriad Pesonna Hotel Surabaya kepada masyarakat .

“Kyriad Pesonna Hotel Surabaya yang juga milik PT. Pegadaian (persero) ini, mulai beroperasi di Surabaya pada bulan Juli 2015 lalu, dengan mengambil konsep manajemen Syariah. Karena itu kami berusaha untuk membuat beberapa event yang masih ada relevansinya dengan konsep syariah,” lanjut Tahir.

Dalam kesempatan itu Tahir juga menjelaskan, bahwa selain di Surabaya, Makasar dan Pekanbaru yang sudah siap beroperasi, saat ini PT. Pegadaian (persero) sedang membangun beberapa cabang Pesonna Hotel di Indonesia. Diantaranya di Semarang, Jogyakarta 2 unit, Gresik, Tegal dan Pekalongan.

“Kami berharap ke 6 cabang baru ini bisa selesai pada tahun 2017 ini,” tambahnya. (EP)

Leave a Reply