23.2 C
New York
Minggu, September 27, 2020

Buy now

Kawasan Tunjungan Disiapkan Sebagai Destinasi Historis

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Setelah berhasil menghidupkan suasa masa lalu di Jalan Tunjungan melalui festival Tunjungan Art beberapa waktu lalu, Pemkot Surabaya kini sedang mengupayakan untuk menjadikan kawasan yang sejak tahun 1996 disahkan menjadi situs cagar budaya, menjadi salah satu destinasi historis Kota Surabaya.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati menjelaskan, hingga saat ini persil yang berhasil diamankan adalah bangunan Siola, dan akan diikuti oleh persil-persil sekitar kawasan Tunjungan kedepannya.

“Pengembangan di kawasan Tunjungan rencananya akan diselesaikan dalam dua sisi. Yaitu perbaikan infrastruktur bangunan, dan di sisi lain diisi dengan menghidupkan kembali atmosfernya dengan kegiatan seni dan budaya,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (20/10/2015).

Ditambahkan Wiwiek, optimalisasi kampung-kampung lama yang memiliki nilai historis juga dimaksudkan untuk menyongsong UN Habitat 2016. Salah satu perombakan dilakukan di kampung Penele dan Rumah HOS Tjokro Aminoto, serta Kampung Mangga yang terdapat rumah WR. Supratman.

“Pemkot Surabaya menganggarkan Rp800 juta untuk kegiatan perawatan cagar budaya, mulai dari kajian arkeologis hingga pemeliharaan,” terangnya.

Wiwiek menambahkan semangat untuk menghidupkan kembali kawasan Tunjungan tak hanya datang dari pihak Pemkot Surabaya. Namun semangat juga muncul dari komunitas masyarakat peduli cagar budaya.

Seperti komunitas yang berasal dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, kembali memperindah fasad toko Tjantik dengan melakukan pengecatan ulang bangunan.

Tak hanya komunitas, pemilik persil yang berada di kawasan Tunjungan juga melakukan hal yang sama. Selain Hotel Majapahid yang hingga sejak dulu memiliki komitmen besar dalam pelestarian cagar budaya. Hotel Verna adalah salah satu persil yang memanfaatkan bangunannya sebagai hotel, namun juga melakukan pelestarian cagar budaya dengan tidak mengubah tampilan fasadnya.

Wiwiek juga menjelaskan, persil yang terbaru yang sedang dalam proses adalah bangunan yang berada di Jalan Tunjungan nomor 15-21.

“Bangunan yang rencananya akan dijadikan hotel ini, sedang dilakukan pembersihan pada tampak depannya, dan pihak pemilik persil berjanji untuk mempertahankan keaslian fasadnya,” imbuh Wiwiek.

Pemkot Surabaya juga telah melayangkan surat kepada beberapa pemilik persil yang bangunannya masih menyisakan bangunan lama. Wiwiek mencontohkan, Toko As Syifa  yang berada di Jalan Tunjungan nomor 31 yang masih memiliki ornamen bangunan lama.

Konten suratnya berisi tentang himbauan untuk membuka penutup fasad milik mereka. Sehingga akan tampak wajah asli bangunannya,karena kawasan Tunjungan sudah dijadikan kawasan cagar budaya.

“Kami berharap pemilik bangunan memiliki kepekaan yang sama seperti pemilik bangunan yang telah dibuka fasadnya karena akan dijadikan heritage budaya,” tegas Wiwiek.

Sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwali), Pemkot memberikan keringanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 50 persen kepada pihak swasta yang turut menjaga cagar budaya. (Ep)

Related Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

Stay Connected

20,744FansSuka
2,378PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

U Give Me Love Jadi Single Perdana ‘Alex dan Bea’ Masuk Industri Musik

YOGYAKARTA (kabarsurabaya.com) - Trend musik mancanegara mempengaruhi perkembangan musik di Tanahair dari dahulunya. Saat ini Korean Pop (K-Pop) tengah dilirik oleh para penikmat musik di...

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Kegiatan Gadai Tanpa Izin

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Satgas Waspada Investasi menemukan 50 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas...