Klenteng Hong San Ko Tee / Cokro, Gelar Kirab Dewa

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Klenteng Hong San Ko Tee atau Klenteng Cokro di Jl. HOS Cokroaminoto Surabaya, kembali menggelar kirab akbar memperingati kesempurnaan para dewa, untuk yang ke 96 kalinya.

Kirab yang dilakukan dengan melalui rute Jl HOS Cokroaminoto, Jl Raya Darmo, belok ke kiri lewat Jl Pandegiling, Jl Imam Bonjol, Jl Kartini dan kembali ke klenteng ini menempuh jarak sekitar 3 kilometer.

Dikatakan pengurus Klenteng Cokro, Juliani Pudjiastuti, umat mengarak patung dewa keluar dari klenteng melalui rute-rute yang telah ditentukan dan kembali ke klenteng, sebagai ucapan syukur.

“Kirab ini merupakan bentuk rasa syukur kepada para dewa yang telah mencapai kesempurnaan,” terangnya di sela-sela kirab, Minggu (4/9/2015)

Dalam kirab yang mendapat pengawalan aparat dan diiringi dengan barongsai ini, nampak 4 Kio yang dipergunakan untuk mengangkat Kimsin. Dan karena cukup beratnya Kio yang mengangkat Kimsin ini, dibutuhkan 8 orang untuk memanggul setiap Kionya.

Menurut Suhu Gunawan, Kio yang mengangkat Kimsin ini memang cukup berat, sehingga harus bergantian. Apalagi ketika para dewa keluar klenteng, banyak prewangan yang mengikuti.

“Maksud memikul Kio adalah ikut membantu meringankan beban. Ini juga terkait dengan kondisi perekonomian bangsa kita. Semoga kita bekerja dan beraktifitas semakin ringan,” terang Gunawan.

Sebelumnya, Klenteng Cokro juga mengadakan acara ruwatan yakni 2 kali dalam setahunnya. Dan biasanya ruwatan diadakan sebelum Imlek dan sesudah Imlek.

Seperti kirab-kirab sebelumnya, para peserta kirab dewa inibukan hanya berasal dari Surabaya saja, melainkan juga ada dari luar kota, seperti Mojokerto, Jombang dan Kertosono. (Ep)

Leave a Reply