Lazisnu Siapkan Kader “NU Care” Guna Tingkatkan Bantuan Sosial di Surabaya,

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kota Surabaya merekrut dan melatih kader dari kalangan kampus yang akan dipersiapkan menjadi petugas “NU Care Lazisnu” guna meningkatkan manajerial pengelolaan dana dan kegiatan bantuan sosial masyarakat kota Surabaya.

Kader dari kalangan kampus yang akan dipersiapkan menjadi petugas "NU Care Lazisnu"

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Lazisnu Kota Surabaya, Yusuf Hidayat, dalam kesempatan pelatihan Manajemen dan Pengkaderan Amil di Hotel Pesona Surabaya, Sabtu (9/4/2016).

“Saat ini kami melatih sekitar 100 orang kader dari dari berbagai kalangan baik dari warga NU, remaja NU dan kalangan kampus di Surabaya seperti ITS dan UNAIR, yang diharapkan menjadi motor penggerak lembaga, “ujarnya.

Ia mengatakan kader tersebut nantinya diharapkan menjadi petugas Lazisnu dan Program NU Care di Surabaya. Untuk itu mereka nanti diharapkan mampu menjadi petugas yang profesional dalam manajerial pengelolaan dan pengoperasian dana zakat, non zakat, infaq dan shodaqoh dari warga NU dan masyarakat untuk kegiatan bantuan sosial dibidang kesehatan, pendidikan dan bantuan masyarakat yang kurang mampu serta bantuan sosial lainnya.

Lazisnu Siapkan Kader "NU Care" Guna Tingkatkan Bantuan Sosial di Surabaya,

“Diharapkan mereka menjadi kader yang mampu bekerja secara profesional dalam pengelolaan dana, guna memperluas jaringan dan meningkatkan kegiatan bantuan sosial NU Care seperti bantuan pendidikan dan kesehatan masyarakat Kota Surabaya, “tegasnya.

Dalam pelatihan ini akan dilakukan pembentukan kepribadian amil, dari aspek penampilan, perilaku profesional ketika menerima tamu, mendatangi muzakki (wajib zakat), serta bagaimana menyapa mustahiq.

“Saya juga mengajak peserta pelatihan dan kader untuk serius bergiat di Lazisnu sebagai jalan untuk mengbdikan diri kepada masyarakat, “ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Pimpinan Pusat Lazisnu Syamsul Huda, yang berharap hal ini bisa meningkatkan kepedulian NU terhadap pendidikan, kesehatan masyarakat maupun mendukung kegiatan keagamaan NU Kota Surabaya.

“Pada tahun 2016 ini, PBNU melalui Lazisnu lebih meningkatkan bantuan sosial melalui program NU Care oleh NU Cabang masing-masing. Sedangkan untuk urusan zakat Lazisnu tetap bekerjasama dengan Bazna,” ujarnya.

Sementara ituWakil Rois Syuriah NU Kota Surabaya, KH Azhar Sofwan, MPi, berpesan agar dalam meningkatkan dan mengembangkan manajemen operasional tetap mengedepankan aspek hukum yang sudah ditetapkan oleh Nahdlatul Ulama maupun regulasi dari pemerintah, agar Lazisnu tetap menjadi pilihan dalam mengelolah zakat dari warga NU maupun masyarakat. (EP)

Leave a Reply