10.9 C
New York
Minggu, November 22, 2020

Buy now

Penduduk Miskin Jawa Timur Meningkat




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Selama periode September 2014 sampai Maret 2015. Persentase penduduk miskin di Jawa Timur mengalami peningkatan 0,06 poin persen dari 12,28 persen pada September 2014 menjadi 12,34 persen pada Maret 2015.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, terlihat angka kemiskinan di Jawa Timur per September 2014 tercatat sebesar 4.748,42 ribu jiwa. Sedangkan pada Maret 2015 angka kemiskinan tercatat sebesar 4.789,12 ribu jiwa, atau naik sebesar 40,70 ribu jiwa.

Menurut Kepala BPS Jawa Timur, Sairi Hasbullah, kenaikan jumlah warga miskin terjadi di pedesaan sebesar 0,26 persen, yakni dari 3,216 juta jiwa pada September 2014, menjadi 3,264 juta jiwa pada Maret 2015. Sementara di perkotaan, angka kemiskinan justeru menurun 0,11 persen, dari 1,531 juta jiwa menjadi 1,524.

Meningkatnya angka kemiskinan di pedesaan ini menurut Sairi, disebabkan oleh peningkatan biaya hidup akibat inflasi. Pada saat yang bersamaan, penghasilan warga desa tidak banyak bertambah, seperti yang dialami buruh tani, sehingga tidak bisa mengejar lonjakan biaya kebutuhan akibat inflasi.

“Lain dengan kondisi di perkotaan, angka kemiskinan justru menurun karena adanya peningkatan upah pekerja, mulai dari upah pekerja bangunan hingga upah buruh pabrik,” ujar Sairi dalam siaran pers di kantor BPS Jawa Timur, Selasa (15/9).

Sairi menerangkan bahwa peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibanding peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan). Pada bulan Maret 2015, kontribusi garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan sebesar 73,28 persen.

“Berdasarkan komoditas makananan, enam jenis makanan yang tertinggi berkontribusi terhadap peningkatan garis kemiskinan adalah beras, rokok kretek filter, tempe, tahu, telur ayam ras dan gula pasir,” jelas Sairi. (Edmen Paulus)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,445PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...