Pizza Hut dan Pizza Hut Delivery Gelar “Pizza Maker Junior” Untuk Rayakan Hari Anak Sedunia

Mengajak Anak-anak Lebih Kenal dengan Pizza Melalui Kegiatan Edukatif dan Kreatif

Dalam program “Pizza Maker Junior”, di gerai Pizza Hut Jemur Sari Surabaya anak-anak juga diajak mengikuti tur di balik dapur Pizza Hut Indonesia

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Dengan semangat ‘membawa harapan’, Pizza Hut Indonesia dan Pizza Hut Delivery (PHD) 1500 600 dari Sriboga Food Group kembali menggelar “Pizza Maker Junior”, di gerai Pizza Hut Jemur Sari Surabaya, dan Surabaya dan di Pizza Hut Buah Batu, Bandung.

Kegiatan yang diikuti oleh 100 anak yatim piatu di masing-masing kota ini, merupakan bagian dari program CSR Sriboga Food Group yang dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab untuk terus berbagi dan berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat.

Dikatakan Cherly Obelafu, Area Manager PHD Surabaya, kegiatan ini juga merupakan bagian dari proses edukasi dari Pizza Hut dan PHD 1500 600, untuk selalu mengajak anak-anak untuk membiasakan diri mencuci tangan tangan sebelum dan sesudah beraktivitas sebagai bagian dari hidup sehat.

“Ini merupakan salah satu agenda rutin sejak tahun 2011 sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibilty (CSR) bertajuk ‘membawa harapan’ dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan pengalaman baru bagi anak-anak kurang beruntung, dalam membuat pizza secara langsung dan mengenal langsung dapur profesional di balik restoran Pizza Hut untuk memperkaya wawasan”, jelas pada wartawan, gerai Pizza Hut Jemur Sari Surabaya, Selasa (17/11/2015).

Pada acara “Pizza Maker Junior” 2015, anak diajak mengikuti bincang santai mengenai pentingnya keseimbangan gizi pada makanan untuk tumbuh kembang mereka, mengetahui kandungan nutrisi dalam pizza, dan membiasakan diri mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.

Mengenai topik pentingnya cuci tangan, ahli gizi Dr. Louisa Langi mengemukakan,  tangan merupakan pembawa utama kuman penyakit, tercatat sebanyak empat juta anak meninggal setiap tahunnya akibat diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di negara-negara berkembang.

“Dengan mengedukasi pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), kita dapat berkontribusi mencegah dan mengeliminasi angka korban setiap tahunnya. Tidak hanya itu, praktik CTPS juga dapat mencegah penyakit cacingan, infeksi kulit, dan mata,” terang Dr. Louisa.

Dalam kesempatan ini pula, anak-anak juga diajak mengikuti tur di balik dapur Pizza Hut Indonesia dan berlomba menghias pizza dengan berbagai macam topping yang disediakan.

Melalui kegiatan ini, selain anak-anak dilatih untuk bekerja dan berkreasi dalam tim guna meramu pilihan topping pizza yang menarik, juga diharap semakin mengenal pizza sebagai panganan yang bisa menjadi alternatif pilihan menu untuk makanan mereka sehari-hari.

Di Surabaya, acara ini diikuti oleh anak yatim piatu dari Yayasan Panti Ulul Al Bab, Panti Asuhan At-Tauhid, Panti Asuhan Nurul Hikmah, dan Panti Asuhan Addinu Wadunya.

Anak-anak berlomba menghias pizza dengan berbagai macam topping yang disediakan, diacara “Pizza Maker Junior”, yang di gelar di gerai Pizza Hut Jemur Sari Surabaya

Di kesempatan yang sama, Pizza Hut Delivery (PHD), sebagai bisnis unit dari Sriboga Food, turut memperkenalkan kembali program “Pizza Maker Junior” yang menjadi bagian dari kegiatan marketing mereka yang telah berjalan sejak tahun 2008.

Adapun program “Pizza Maker Junior” yang dillaksanakan oleh PHD bertujuan untuk lebih mengajak anak-anak kenal lebih dekat dengan PHD lewat beragam kegiatan edukatif dan kreatif.

Mengangkat semangat “Buat Sendiri Pizzamu”, dan dengan biaya Rp 35.000,-/ anak, peserta sudah bisa mendapatkan kesempatan mengunjungi dapur PHD dan mempelajari cara membuat pizza, mengikuti workshop pembuatan aneka kreasi pizza dari kertas KOKORU, makan bersama, dan mendapatkan souvenir dari PHD. (Ep)

Leave a Reply