-3 C
New York
Sabtu, Januari 9, 2021

Buy now

Profesi Jurnalis Perlu Memiliki Sertifikasi Profesi




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Guna menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 yang sangat mungkin akan dibanjiri tenaga kerja asing, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) terus menggalakkan sertifikasi berbagai profesi yang ada di Jawa Timur.

Langkah ini dilakukan BNSP untuk menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang mampu bersaing dengan tenaga keja asing yang akan masuk ke Indonesia setelah berlakunya MEA 2015. Hal ini di tegaskan pengamat politik dan komunikasi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Hendri Subiakto.

Lebih jauh Hendri juga menilai, profesi wartawan atau jurnalis pun sangat diperlukan memiliki sertifikasi profesi yang terdaftar di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Dan LSP maupun standar kompetensi wartawan di Indonesia ini sangat diperlukan.

“Ini diperlukan, agar jurnalis Indonesia bisa bersaing dengan jurnalis asing pada MEA nanti. Minimal harus ada filternya,” kata dosen Fisip Unair itu, usai sosialisasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Komunikasi dan Informatika di Surabaya, Selasa (15/9/2015).

Menurut Hendri, perlunya LSP dan standar kompetensi Jurnalis atau Wartawan ini, karena nanti akan sangat terasa pada saat MEA diterapkan.

“Tanpa standar kompetensi jurnalis, jangan heran kalau orang asing bisa masuk, karena belum ada filternya,” katanya.

Hendri menilai, sebagai Negara yang sangat potensial dalam dunia informasi karena banyaknya peristiwa yang bisa diberitakan, Indonesia akan menjadi arena yang menarik bagi masyarakat ASEAN.

“Sayangnya sampai saat ini, tidak ada komunikasi dari berbagai kelompok jurnalis (asosiasi jurnalis) dengan BNSP. Padahal BNSP yang menangani semua profesi,” pungkasnya. (Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,323FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles