10.6 C
New York
Sabtu, Oktober 17, 2020

Buy now

Telkom Speedy Rugikan Konsumen, dengan System Billing Online yang Amburadul




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sistem billing online Telkom Speedy ternyata sering bermasalah dan sangat merugikan konsumen. Hal ini terjadi karena seringkali jumlah tagihan yang muncul di ATM maupun mesin pembayaran online jauh lebih besar dari tagihan yang sebenarnya.

Yang jadi persoalan kemudian adalah konsumen terpaksa harus membayar angka yang muncul ditagihan, meskipun sebenarnya system paket yang diambil tidak sebesar itu. Tapi pembayaran terpaksa harus dilakukan karena bila tidak dibayar maka sambungan internet akan terputus,

Telkom Speedy

Dan tentu saja bagi sebagian orang yang dalam bekerja sangat membutuhkan sambungan internet, akan menjadi sulit bila sambungan terputus. Hal ini dialami salah satu konsumen speedy, sebut saja namanya pak Paul.

“Saya pelanggan speedy dan pada bulan oktober kemarin terpaksa harus membayar jauh lebih besar dari harga paket yang saya ambil. Saya tidak bias apa-apa karena memang kerjaan saya membutuhkan sambungan internet,” katanya.

Paul juga menjelaskan bahwa setelah membayar sebesar Rp 235 ribu, ia menghubungi 147 dan menanyakan kenapa tagihannya menjadi besar, padahal ia berlangganan paket dengan harga Rp 170 ribu perbulan. Dan dari pihak Telkom 147 dijelaskan bahwa sebenarnya tagiihannya sudah benar sesuai paket.

Lalu bagaimana bisa ? tagihan yang tertera di 147 normal, tapi di mesin online dan ATM lebih besar ?

“Saya lalu dicatat melaporkan adanya kesalahan billing pada tanggal 22/10/2015 jam 19.28 wib dan diberi nomer laporan atau registrasi dengan tiket no. IN246578. Dan katanya akan dihubungi oleh pihak yang berwenang. Tapi sampai sebulan tidak ada yang menghubungi,” lanjut Paul.

Dan karena masih berfikir positif, Paul menganggap nanti tagiihan berikutnya akan dipotong oleh kelebihan pembayaran bulan oktober, sehingga dia tenang saja dan tidak menanyakan kembali, perihal laporannya.

Namun alangkah terkejutnya Paul, ketika akan membayar tagihan speedy bulan November, ternyata tagihak di ATM dan mesin pembayaran online tertera tagihan sebesar Rp 191 ribu.

“Mestinya kan saya hanya membayar sekitar Rp 120 ribuan karena ada kelebihan pembayaran bulan sebelumnya. Tapi ini justru saya harus membayar lebih besar lagi dari tagihan normal saya,” terangnya dengan nada yang mulai meninggi.

Paul, kemudian menanyakan kembali ke Telkom 147 dan dijawab bahwa tagihan speedy bulan novenber adalah sebesar Rp 126 ribu. Nah ???????????????

Bagaimana mungkin yang namanya billing system Telkom yang katanya “terbaik” itu melakukan kesalahan berturut-turut selam dua bulan ?

“Lagi-lagi saya diberi nomer pelaporan tertanggal 1/12/2015 pada jam 19.57 wib, yang katanya akan segera di perbaiki dengan nomer pelaporan atau registrasi dengan tiket no. IN850382,” terangnya.

Dan menurut Paul, memang selisih sehari dia mendapat pemberitahuan bahwa permasalahannya sudah diselesaikan, melalui email dari Telkom 147 tertanggal 2/12/2015.

Namun betapa terkejutnya dia ketika akan membayar di salah satu minimarket yang memiliki mesin pembayaran online, karena ternyata tagihan yang muncul masih Rp 191 ribu.

“Saya jadi bingung. Terus yang diperbaiki oleh Telkom 147 itu apanya ?” lanjut Paul.

Karena merasa dipermainkan, Paul kemudian mencoba melaporkan hal ini ke bagian humas PT Telkom. Namun sayangnya, pihak humas pun tidak bisa apa-apa dan hanya menyarankan dibayar dulu aja, nanti akan di perbaiki.

Mesin pembayaran online di minimarket

“Lalu bagaimana dengan kelebihan pembayaran saya bulan Oktober lalu ? Sementara bulan Novemberpun saya harus kembali membayar lebih tinggi dari paket normal saya ? Apa memang Telkom Speedy biasa mencurangi konsumen dengan menagih lebih besar dari tagihan normalnya ?” ungkap Paul.

Apa memang Telkom telah merubah system billing speedy menjadi pra bayar atau menarik deposit dari pelanggan ? Atau memang ada kesalahan dalam system billing online speedy ?

Tapi kalau ada kesalahan, bagaimana mungkin hal ini terjadi berulang selam du bulan berturut-turut ?

Ini menunjukkan bahwa system billing online Telkom Speedy ternyata ‘bobrok” dan sangat merugikan konsumen.

Apa seperti ini Service Excellent Telkom yang selalu digembar-gemborkan selama ini ? (Ep)




Related Articles

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,388PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Biaya Bersalin di Surabaya Gratis 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggalakkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal). Hal ini sebagai upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil...

Tiap RT Rp 150 Juta, Machfud Arifin- Mujiaman Pastikan Surabaya Dibangun sampai Tingkat Paling Bawah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Surabaya nomer urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman bakal membangun Surabaya hingga tingkat Rukun Tetangga...