98 Peserta Ikuti Pemilihan Duta Anti Narkoba Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – DPC Granat Surabaya menggelar pemilihan Duta Anti Narkoba 2015 yang ke-9. Pemilihan kali ini diikuti 98 pesertaputra dan putri, berlangsung di Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, Sabtu (23/5/2015).

Suasana sebelum pencurian pemilihan duta anti narkoba 2015“Peserta berasal dari berbagai kampus dan sekolah di JawaTimur. Ada yang dari IAIN, UNESA, UNAIR, UPN, Universitas Malang, dan beberapa kampus lain,” kata Ketua DPC Granat Surabaya, Arie Soeripan Putri.

Meski lebel yang di munculkan nantinya adalah Duta Anti Narkoba Surabaya, namun para pesertanya berasal dari seluruhJawa Timur. Hal ini menurut Arie, karena saat ini DPD GranatJatim sedang dibekukan.

Selanjutnya Arie juga menjelaskan bahwa nantinya dalamseleksi pertama ini akan dipilih 50 peserta yang kemudian akandisaring lagi menjadi 40 peserta pada seleksi kedua.

“Setelah seleksi kedua, para peserta akan disaring lagi menjadi30 yang akan menjalani karantina dan pembekalan, 29-30 Mei 2015. Baru pada grand final di Grand City, 31 Mei 2015 nantidipilih tiga pasangan terbaik,” imbuhnya.

Dijelaskan pula oler Arie, bahwa Duta yang terpilih akan turunke sekolah, kampus, dan masyatakat untuk mensosialisasikanbahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba. Mereka akanmenjadi kepanjangan tangan dari Granat dalam memeranginarkoba melalui proses penyadaran dan sosialisasi.

“Ibaratnya mereka adalah garda terdepan pencegahanpenyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Oleh karena itu masih menurut Arie, proses pemilihan Duta Anti Narkoba ini bukan hanya melihat aspek kecantikan atauketampanan saja. Melainkan melihat kemampuan dankapabilitas peserta, seperti brain, behavior dan kemampuankomunikasi yang baik.

“Kita tidak mencari Duta yang hanya mengandalkan kecantikansaja, tetapi mereka harus smart, punya perilaku yang baik danjuga memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik pula. Hal ini perlu karena nantinya mereka akan turun ke sekolah, kampus, dan kegiatan kemasayarakatan lainnya,” jelas Arie.(Edmen Paulus)

Leave a Reply