Investasi Abal abal Lewat Facebook Dilaporkan Polda Jatim

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Ratusan orang yang memiliki akun Facebook diduga jadi korban investasi lewat dunia maya. Kerugian akibat investasi awu awu itu sekitar Rp 20 Miliar.

pelapor saat mengadu ke SPKT Polda Jatim


Pemilik akun abal abal yang mengaku bernama Diane Jordan alias Nurul Hidayah berhasil menipu sebanyak 115 pemilik akun facebook modusnya pelaku menawarkan investasi di PT Asia Finance Construction (AFC) Jl. Sersan Bahrun 112, Kecamatan Merican, Kediri.

“Saya sendiri ikut arisan ini empat, masing-masing Rp 1 juta. Sedangkan 115 akun yang mendaftar lewat saya nilainya mencapai Rp 568 juta. Ada 4.246 pemilik akun lainnya yang juga belum cair (menerima keuntungan 30 persen sesuai janji),” kata Galuh Chandra, ketika melaporkan ke Polda Jatim, kkemarin. (28/2/2015).

Galuh menyebut telah setor Rp 20 juta, para pemilik akun facebook yang tergiur untuk ikut arisan online ini lantaran pelaku menjanjikan keuntungan sekitar 30 persen dari setor awal Rp 1 juta.

Dengan setor Rp 1 juta, dan biaya administrasi 11 persen, hanya dalam waktu seminggu bisa menerima Rp 1,6 juta. Penawaran yang menggiurkan itu akhirnya banyak yang tertarik.
Meski akhirnya harapan meraup keuntungan itu hanya janji manis pelaku dan mimpi bagi korban setelah empat bulan keuntungan 30 persen tersebut tidak pernah didapat.

.”Keuntungan yang dijanjikan tak pernah kita dapatkan. Lalu modal awal yang disetor pun tidak pernah kembali,” urainya.

Korban mengikuti arisan online melalui akun fcebook ini saat berkenalan dengan pemilik akun Facebook Diane Jordan alias Nurul Hidayah, asal Kediri.Dari pertemanan yang sekedar info dan mengisi waktu luang itu, pelaku yang mengaku sebagai pemilik usaha dengan nama PT Asia Finance Construction (AFC).

Dari sanalah akhirnya korban tertarik dan mau menjadi salah satu pengikut arisan. Tak hanya itu, rekan korban yang ikut tertarik lalu mendaftarkan juga melalui korban yang waktu ikut langsung ikut 4 arisan.Namun, setalah ditunggu keuntungan arisan itu tak kunjung muncul.

Korban mulai cemas, terlebih 115 akun facebook mendaftar melalui dirinya. Selain itu, upayanya untuk mempertemukan mitra dengan manajemen perusahaan selalu gagal, karena pihak manajemen selalu menolak dengan berbagai alasan.

Merasa ada yang tak beres dengan arisan yang diikutinya, korban lalu lapor ke Polres Kediri. Dan dilanjutkan laporan ke Polda Jatim. (Red).

Leave a Reply