Tega, Bayi Hubungan Gelap Dibuang

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sungguh tega benar perbuatan Kanah (36) warga Desa Karangpakis Kediri yang tinggal di Manyar Tirtosari Surabaya ini nekat membuang bayi perumpuan yang baru saja dilahirkannya. Alhasil, atas perbuatannya itu, Kanah harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Sukolilo.

Pelaku Pembuangan Bayi (wanita) bersama Petugas

Wanita yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu membuang bayi pada Kamis (16/04/2015), sekitar pukul 06.00. saat itu Kanah membungkus bayi berjenis kelamin wanita itu dengan tas kresek hitam dan kemudian di gantung di Spion mobil yang tak jauh dari rumahnya

Aksi yang dilakukan oleh Kanah itu dipergoki oleh Suratno Satpam tempat tinggalnya. Mengetahui aksi itu, Suratno langsung mengecek apa isi yang ada didalam plastic hitam itu. Ternyata saat di cek, didalamnya berisi bayi yang masih ditempeli ari – arinya.

Melihat itu, Suratno langsung melapor ke Mapolsek Sukolilo dan Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi lokasi dan membawa bayi tersebut ke RSI Haji untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan Suratno yang diperiksa di Mapolsek mengaku melihat salah satu warganya yang membuang kresek hitam itu.

“ Usai melakukan pemeriksaan saksi, kita amankan seorang wanita bernama Kanah yang merupakan pelaku pembuang bayi “ Kata Kompol Taufik, Kapolsek Sukolilo Surabaya.

Saat diamankan di Mapolsek, Kanah masih nampak pucat dan lemas, lantaran dirinya baru saja melahirkan bayi yang dibuangnya itu pada Rabu (15/04/2015) kemarin. Dalam pemeriksaan, Pelaku (Kanah) mengaku bingung karena bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan laki – laki beristri yang sekarang tak diketahui keberadaannya.

“ Karena pelaku ini sendiri masih berstatus nikah, jadi bingung mau diapakan bayinya. Akhirnya dengan terpaksa bayinya dibuang “ imbuh Kompol Taufik.

Atas tindakannya ini, Pelaku akan dijerat dengan pasal 305 atau 307 atau 308 KUHP tentang tindak pidana menaruh anak dibawa umur 7 tahun dengan maksud supaya dipungut orang lain. “ Ancamannya 5 tahun penjara “ tegas Kompol Taufik (Bgs)

Leave a Reply