410 Peserta Hadiri Halal Bihalal MPM Lamongan, Perkuat Ekosistem Bisnis Komunitas
Lamongan ( KABAR SURABAYA) – Halal Bihalal yang dirangkai dengan Bincang Bisnis dan Turba Ekonomi yang digelar Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PD Muhammadiyah Lamongan berlangsung khidmat sekaligus produktif, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 13.20 WIB di Aula Utama PGM Warulor, Paciran ini diikuti sebanyak 410 peserta dari berbagai unsur Muhammadiyah dan pelaku usaha berbasis komunitas.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah. Momentum berlanjut dengan sambutan sekaligus pengukuhan Jatam, Jalamu, dan Pemula Lamongan oleh Ketua MPM Kabupaten Lamongan, Shobikin S.Sos., MM.
Dalam keterangannya, Shobikin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga menjadi titik penting konsolidasi gerakan ekonomi umat.
“Momentum Halal Bihalal ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga penguatan arah gerakan ekonomi berbasis pemberdayaan. Melalui pengukuhan Jatam, Jalamu, dan Pemula, kami ingin memastikan gerakan ini berjalan terstruktur, terarah, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, MPM berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi umat dari tingkat akar rumput dengan memperkuat pelaku usaha serta membangun jejaring yang saling menguatkan.
“Kami ingin melahirkan lebih banyak pelaku usaha baru, memperkuat yang sudah ada, dan membangun ekosistem ekonomi yang saling terhubung. Kolaborasi menjadi kunci agar pemberdayaan ini berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PDM Lamongan, H. Shodiqin, M.Pd., menekankan pentingnya penguatan ekonomi berbasis jaringan dalam tubuh Muhammadiyah. Hal senada disampaikan Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, yang mengapresiasi peran Muhammadiyah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyerahan bendera organisasi sebagai simbol legalitas dan kesiapan struktur dalam menjalankan program pemberdayaan di daerah.
Setelah jeda, kegiatan dilanjutkan dengan sesi bincang bisnis yang dipandu moderator Gus Farid Emha.
Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni Praditya Aditya, SH (Owner Duta Merpati), Dr. Nurul Yamin (Ketua MPM PP Muhammadiyah), serta Abdus Salam, M.Si (Sekretaris MPM PWM Jawa Timur).
Dalam forum tersebut, para pembicara menekankan pentingnya membangun relasi, memperluas jejaring usaha, serta menciptakan ekosistem ekonomi berbasis pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi gerakan ekonomi Muhammadiyah di Lamongan, dengan harapan mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif berbasis komunitas.
