Manajer Marketing PT ABIM Sampaikan Klarifikasi Terkait Polemik Takaran Minyak
SURABAYA ( KABAR SURABAYA) – Manajer Marketing PT ABIM berinisial WF menyampaikan klarifikasi resmi terkait polemik dugaan pengurangan takaran produk minyak goreng yang sempat menjadi perhatian publik.
Dalam keterangannya, WF menyampaikan permintaan maaf secara pribadi maupun mewakili perusahaan kepada seluruh masyarakat, Satgas Pangan Jawa Timur, serta pihak-pihak yang terdampak atas kejadian tersebut.
WF menegaskan bahwa seluruh perizinan perusahaan telah lengkap dan dapat ditunjukkan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga memastikan bahwa secara standar operasional perusahaan tidak pernah mengarahkan ataupun melakukan tindakan untuk mengurangi takaran produk yang dipasarkan kepada konsumen.
Menurutnya, hasil audit internal perusahaan menemukan adanya indikasi kesalahan yang dilakukan salah satu karyawan berinisial G. Karyawan tersebut diduga tidak menjalankan prosedur standar operasional secara benar sehingga terjadi keteledoran dalam proses produksi.
“Kesalahan itu murni akibat kelalaian oknum karyawan yang tidak bekerja sesuai SOP, bukan kebijakan perusahaan,” ujar WF.
Atas kejadian ini, PT ABIM menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kerja internal serta memperketat pengawasan di lini produksi agar kejadian serupa tidak terulang.
WF juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, media, dan Satgas Pangan Jawa Timur atas masukan dan pengawasan yang diberikan.
“Kami jadikan ini sebagai momentum untuk berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan serta produksi ke depan,” pungkasnya.
