Fraksi PKS DPRD Jatim Desak Evaluasi Sistem Pengawasan UTBK
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim Lilik Hendarwati.
Surabaya ( Kabar Surabaya) – Kasus dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Surabaya menuai perhatian dari DPRD Jawa Timur. Fraksi PKS DPRD Jatim menilai persoalan tersebut harus menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan nasional agar sistem seleksi perguruan tinggi tetap berjalan jujur dan berintegritas.
Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, mengatakan dugaan penggunaan identitas palsu dan manipulasi dokumen untuk meloloskan peserta UTBK tidak bisa dipandang sebagai pelanggaran biasa. Menurutnya, praktik tersebut berpotensi merusak rasa keadilan bagi siswa yang mengikuti seleksi secara jujur.
“Pendidikan seharusnya menjadi ruang lahirnya generasi yang menjunjung nilai kejujuran dan kerja keras. Karena itu, dugaan praktik curang seperti ini sangat memprihatinkan dan tidak boleh dianggap sepele,” ujar Lilik, Jumat (8/5/2026).
Ia mengapresiasi langkah aparat kepolisian yang bergerak cepat membongkar dugaan jaringan kecurangan tersebut. Penegakan hukum, kata dia, penting dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi pendidikan.
“Jangan sampai siswa yang sudah belajar dengan sungguh-sungguh justru dirugikan karena adanya praktik curang yang dilakukan secara terorganisir,” katanya.
Selain penindakan hukum, Fraksi PKS Jatim juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pelaksanaan UTBK, khususnya pada sistem verifikasi identitas dan pengawasan peserta ujian.
Menurut Lilik, penguatan sistem keamanan menjadi langkah penting agar proses seleksi perguruan tinggi dapat berlangsung lebih transparan, adil, dan akuntabel.
“Momentum ini harus dijadikan bahan evaluasi bersama agar sistem seleksi pendidikan nasional semakin bersih dan mampu menjaga integritas dunia pendidikan,” tegasnya.