Sarinah PDI Perjuangan Surabaya Bagikan Ratusan Takjil Selama bulan Ramadhan
Sarinah PDI Perjuangan Surabaya
Surabaya ( KABAR SURABAYA) – Ketua Sarinah PDI Perjuangan Kota Surabaya, Norma Yunita, memimpin langsung kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan sosial ini digelar serentak di empat wilayah Surabaya sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang menjalankan ibadah puasa.
Pembagian takjil diawali di wilayah Wonokromo, tepatnya di depan Kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya.
Selanjutnya kegiatan berlanjut di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 kawasan kedurus, dan terakhir dilaksanakan di wilayah Bubutan.
Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara, pekerja, serta masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam kegiatan tersebut, Sarinah PDI Perjuangan Surabaya juga didampingi para pembina, di antaranya Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Siti Maryam serta Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Surabaya Budi Leksono. Kehadiran jajaran pengurus DPC ini semakin menguatkan semangat kebersamaan dan soliditas kader di lapangan.
Norma Yunita menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat berbagi. “Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat. Kegiatan berbagi takjil ini adalah wujud kepedulian sekaligus pengabdian kami kepada warga Surabaya,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji. Ia menilai aksi sosial yang dilakukan Sarinah PDI Perjuangan Surabaya mencerminkan komitmen kader untuk selalu dekat dengan masyarakat.
“Saya mengapresiasi gerakan berbagi yang dilakukan Sarinah. Ini bukti bahwa kader PDI Perjuangan tidak hanya bergerak dalam ranah politik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” kata Armuji.
Melalui kegiatan yang tersebar di empat wilayah tersebut, Sarinah PDI Perjuangan Surabaya berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh, serta mempererat hubungan antara kader partai dan masyarakat di bulan suci Ramadan.