Apresiasi Presiden Prabowo, DPRD Surabaya Nilai Becak Listrik Ringankan Beban Tukang Becak Lansia


SURABAYA ( KABAR SURABAYA) — Pemerintah Kota Surabaya menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kamis (22/1/2026). Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Balai Kota Surabaya sebagai bagian dari program sosial Presiden untuk membantu masyarakat kecil di sektor transportasi.


Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra, Alif Iman Waluyo, menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo terhadap para tukang becak, khususnya mereka yang telah lanjut usia.
“Ini bukti nyata kepedulian Presiden Prabowo kepada masyarakat. Bantuan becak listrik ini diberikan menggunakan dana pribadi Pak Prabowo, tanpa menggunakan APBN,” ujar Alif di Surabaya, Kamis (22/1/2026).


Menurut Alif, program becak listrik merupakan langkah konkret untuk menghadirkan transportasi yang ramah lingkungan sekaligus ramah usia. Ia menilai, bantuan ini sangat berarti bagi para tukang becak lansia yang selama ini harus mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah.
“Bagi tukang becak yang usianya sudah senja, ini tentu sangat membantu. Beban tenaga berkurang, tapi mereka tetap bisa bekerja dengan lebih layak,” ungkap politisi muda Gerindra tersebut.


Alif menambahkan, penggunaan becak listrik diyakini dapat meningkatkan produktivitas para pengemudi becak, yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan pendapatan ekonomi mereka.
“Dengan becak listrik, produktivitas meningkat dan secara otomatis pendapatan juga ikut naik. Ini penting untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” jelasnya.


Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan becak listrik dilakukan secara bertahap ke seluruh wilayah Kota Surabaya. Hal ini, kata Alif, berangkat dari keprihatinan Presiden Prabowo terhadap masyarakat kecil yang masih mengandalkan becak sebagai sumber penghidupan.
“Khususnya mereka yang sudah lanjut usia, tapi masih harus menarik becak demi menghidupi keluarganya,” kata Alif.


Selain meringankan beban tukang becak, Alif berharap becak listrik ini ke depan juga dapat mendukung sektor pariwisata, terutama sebagai alat transportasi di kawasan wisata Kota Surabaya.


“Harapannya, bantuan ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai transportasi di wilayah-wilayah wisata,” tambahnya.


Diketahui, program becak listrik ini disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dan merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo Subianto. Program ini lahir dari kepedulian Presiden terhadap beratnya pekerjaan penarik becak konvensional, terutama yang telah lanjut usia.


Secara nasional, bantuan becak listrik ditargetkan menjangkau sekitar 80 ribu pengemudi becak di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut berdasarkan hasil survei GSN terkait populasi becak di berbagai daerah.


GSN menyebutkan, penyaluran bantuan dilakukan dengan skema prioritas usia. Tahap awal difokuskan kepada pengemudi becak berusia 70 tahun ke atas, kemudian berlanjut ke usia 60 tahun, 50 tahun, hingga pada akhirnya seluruh pengemudi becak mendapatkan bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *