Bang Jo Dukung Outing Class Jejak Hijau Pesisir Surabaya

SURABAYA ( KABAR SURABAYA) – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan atau yang akrab disapa Bang Jo, menghadiri kegiatan Organisasi Siswa Homeschooling At-Taqwa Surabaya yang mengusung tema besar “Sinergi Jejak Hijau Pesisir Surabaya” dalam program Outing Class, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan siswa-siswi Program KRISNA (Kesetaraan Hadir untuk Warga Surabaya) Kecamatan Wiyung dan menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan nonformal sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini.

Bang Jo menilai kolaborasi ini sebagai langkah konkret yang tidak hanya membuka ruang belajar alternatif, tetapi juga memperkuat literasi lingkungan melalui pengalaman langsung di lapangan.

“Program ini merupakan agenda terencana dari Homeschooling At-Taqwa Surabaya dengan tujuan meningkatkan literasi peduli lingkungan melalui pembelajaran langsung di lapangan,” ujar Bang Jo.

Ia menambahkan, pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang diterapkan berorientasi pada tiga prinsip utama, yakni berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Beragam aktivitas edukatif dan interaktif dilaksanakan di kawasan Taman Raya Mangrove Surabaya, yang menjadi ruang belajar terbuka untuk mengeksplorasi ekosistem pesisir sekaligus memperkuat literasi lingkungan secara kontekstual.

Dalam kesempatan itu, Bang Jo juga mengapresiasi sinergi antara Dinas Pendidikan Kota Surabaya melalui Bidang Pendidikan Nonformal, pihak Kecamatan, serta PKBM At-Taqwa yang telah berkolaborasi membantu Pemerintah Kota Surabaya dalam mengentaskan anak terancam putus sekolah, khususnya di Kecamatan Wiyung.

“Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam memastikan tidak ada anak Surabaya yang kehilangan hak atas pendidikan,” tegasnya.

Program KRISNA Hadir di 9 Lokasi

Bang Jo menjelaskan, saat ini Program KRISNA telah berjalan di sembilan lokasi di Kota Surabaya, yakni Manukan Tandes, Ngagel Rejo, Genteng, Pabean Cantikan, Rungkut, Semampir, Krembangan, Wiyung, dan Bulak.

Program KRISNA merupakan inisiatif Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Surabaya untuk mengatasi persoalan anak putus sekolah atau belum bersekolah dengan menyediakan pendidikan nonformal gratis melalui kejar Paket A, B, dan C, bekerja sama dengan PKBM sebagai mitra pelaksana.

Selain memberikan akses pendidikan kesetaraan, KRISNA juga menitikberatkan pada pemberdayaan, keterampilan kerja, serta fleksibilitas waktu belajar bagi warga kurang mampu agar tetap dapat meningkatkan kualitas hidupnya.

Pesan Motivasi untuk Generasi Muda

Di hadapan para siswa, Bang Jo turut menyampaikan pesan motivasi agar mereka tetap percaya diri dan semangat dalam menempuh jalur pendidikan nonformal.

“Adik-adik harus tetap semangat belajar. Jangan pernah minder karena jalur pendidikan yang ditempuh berbeda. Banyak tokoh sukses lahir dari pendidikan informal. Bermimpilah setinggi langit, lalu kejar mimpi itu dengan sungguh-sungguh sebagai cita-cita,” pungkas Bang Jo.

Melalui sinergi ini, diharapkan lahir generasi muda Surabaya yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan, percaya diri, serta siap meraih masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *