Tiga Titik ALLU di Surabaya: Jual Barang Mewah Kini Makin Dekat dari Rumah
SURABAYA (KABARSURABAYA.COM) Warga Surabaya yang menyimpan tas Hermès lawas, jam tangan Rolex tak terpakai, atau perhiasan Cartier yang sudah lama duduk di lemari, kini punya pilihan lebih dekat untuk mengubahnya menjadi uang tunai. ALLU, perusahaan jual-putus barang mewah asal Jepang, resmi membuka store ketiga di Surabaya pada 8 Mei 2026, kali ini menyasar kawasan Timur kota lewat gerai di Telkom Merr Landmark.
Pembukaan ini melengkapi jaringan ALLU di Surabaya yang sebelumnya sudah hadir di kawasan Pusat melalui Tunjungan Plaza 6 dan di Barat lewat Spazio. Dengan tiga titik sekaligus yang mencakup sisi Timur, Pusat, hingga Barat, akses warga Surabaya untuk bertransaksi kini jauh lebih merata.

Kenapa Surabaya Jadi Prioritas?
Surabaya bukan pasar biasa bagi ALLU. Kota ini masuk dalam kategori key market perusahaan di Indonesia, sejajar dengan Jakarta. Ekspansi ke Surabaya Timur bukan sekadar penambahan gerai, melainkan sinyal bahwa permintaan jual barang mewah di kota ini terus tumbuh dan tersebar ke berbagai penjuru wilayah.
Taku Matsumoto, Product Specialist ALLU dari Jepang, menyebut prosesnya dirancang sesederhana mungkin bahkan bagi pemula. “Penjualan dapat dilakukan dengan mengunjungi store ALLU terdekat maupun melalui layanan ALLU Home Service untuk jual dari rumah, cukup dengan melakukan booking appointment terlebih dahulu melalui WhatsApp,” katanya.
Seluruh proses dari pengecekan hingga pembayaran diklaim bisa selesai dalam sekitar satu jam, meski Matsumoto menambahkan, “Tergantung pada brand, kuantitas, dan kondisi barang yang akan dicek.”

Bukan Sekadar Toko, Ada Layanan ke Rumah
Bagi yang enggan keluar rumah, ALLU menyediakan layanan Home Service, di mana tim mereka yang akan datang langsung ke lokasi pelanggan. Syaratnya satu: nilai transaksi minimal Rp 30 juta. Layanan ini menjadi alternatif menarik terutama bagi pemilik koleksi mewah dalam jumlah banyak yang repot membawa barang ke gerai.
Kondisi barang pun bukan penghalang. ALLU menerima barang dalam berbagai kondisi, termasuk tanpa kotak, tanpa struk pembelian, model lama, bahkan yang memiliki lecet. Penilaian dilakukan langsung oleh expert dari Jepang, dengan ruang transaksi khusus yang menjaga privasi pelanggan.
Ini berbeda dari sistem titip jual yang mengharuskan pemilik barang menunggu hingga ada pembeli. Di ALLU, pembelian langsung dilakukan oleh perusahaan, sehingga uang bisa cair di hari yang sama.

Promo dan Benefit Tambahan
Untuk merayakan pembukaan gerai Telkom Merr Landmark, ALLU menawarkan cash bonus hingga Rp 3 juta untuk 30 transaksi pertama. Selain itu, ada bonus hingga Rp 4,5 juta untuk transaksi perhiasan di seluruh gerai Indonesia sepanjang Mei ini.
Pelanggan yang bergabung dengan program keanggotaan ALLU Rewards bakal berkesempatan mendapatkan benefit menarik, mulai dari voucher cash bonus untuk meningkatkan nilai transaksi, kesempatan memperoleh passive income hingga IDR 25 juta per bulan melalui referral code, hingga akses lounge yang akan segera hadir. Seluruh benefit ini dirancang sebagai bentuk apresiasi ALLU kepada pelanggan.
Kategori barang yang diterima cukup luas: tas dari Hermès, Louis Vuitton, Chanel, Dior, Gucci, hingga Prada; jam tangan dari Rolex, Audemars Piguet, Patek Philippe, Omega, hingga Hublot; serta perhiasan dari Cartier, Bvlgari, Tiffany & Co., dan Van Cleef & Arpels.
Informasi lengkap dan promo terbaru tersedia di Instagram resmi @allu.idn, atau melalui WhatsApp untuk booking appointment sebelum berkunjung.
Dari Osaka ke 17 Negara, Kini Merambah Timur Surabaya
ALLU berdiri di Osaka pada 2011 dan kini memiliki lebih dari 170 gerai yang tersebar di 17 negara, dari Inggris, Prancis, Amerika Serikat, hingga Hong Kong, Singapura, Thailand, dan Korea Selatan. Di Indonesia, perusahaan ini beroperasi sejak 2022 dan PT Mastro Luxe merupakan mitra resmi pengelola operasional store.
Jaringan Indonesia kini mencakup Surabaya, Jakarta, Bandung, Bali, Semarang, Makassar, dan Medan, menjadikan ALLU sebagai pemain dengan jangkauan terluas di segmen jual-putus barang mewah di Tanah Air.
ALLU juga menjadi sorotan global belakangan ini. Induk usahanya, Valuence Holdings Inc., mengakuisisi tas Hermès Birkin pertama milik aktris dan penyanyi Jane Birkin dalam lelang Sotheby’s di Paris pada Juli 2025 seharga Rp 163 miliar. Akuisisi itu menegaskan posisi Valuence, dan secara tidak langsung ALLU, sebagai pemain serius di pasar barang mewah global. (KS01)