Hasil Reses, Bagas Iman Waluyo Tampung Keluhan Air Bersih hingga Genangan
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Bagas Iman Waluyo.
Surabaya ( KABAR SURABAYA) – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra, Bagas Iman Waluyo, memaparkan hasil kegiatan jaring aspirasi masyarakat (reses) tahun sidang kedua masa persidangan kedua tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) III Surabaya.
Dapil III meliputi Kecamatan Bulak, Rungkut, Mulyorejo, Gunung Anyar, Sukolilo, Wonocolo, dan Tenggilis Mejoyo. Dalam reses yang digelar di 12 titik tersebut, Bagas menerima sejumlah keluhan warga yang didominasi persoalan layanan air bersih, penumpukan sampah, serta genangan air saat musim penghujan.
Menurutnya, keluhan terkait layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) paling banyak disampaikan, khususnya di wilayah Bulak dan sekitarnya. Warga mengeluhkan air yang keruh serta aliran yang kecil dan tidak stabil.
“Keluhan soal air bersih cukup dominan, terutama di wilayah Surabaya Utara. Warga berharap ada perbaikan kualitas dan distribusi air,” ujarnya.
Selain itu, persoalan sampah juga menjadi perhatian serius. Di beberapa titik, Tempat Penampungan Sementara (TPS) disebut mengalami kelebihan kapasitas sehingga menyebabkan sampah menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap.
Memasuki puncak musim hujan pada Februari, warga di wilayah Rungkut, Gunung Anyar, dan Sukolilo turut mengeluhkan genangan air yang kerap terjadi setelah hujan deras. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga dan berpotensi merusak infrastruktur jalan.
Tak hanya itu, warga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap pohon-pohon besar yang rawan tumbang saat hujan deras disertai angin kencang. Mereka meminta adanya pemangkasan dan perawatan rutin guna mencegah risiko kecelakaan.
Bagas memastikan seluruh aspirasi yang dihimpun akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan fraksi dan dinas terkait. Selanjutnya, usulan tersebut akan dimasukkan dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD agar dapat direalisasikan melalui program pembangunan daerah.
Ia berharap berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat di Dapil III dapat segera mendapatkan perhatian dan solusi konkret dari Pemerintah Kota Surabaya.
