Johari Mustawan Ajak Warga Jadikan Ramadan 1447 H Momentum Perkuat Kemanusiaan dan Solidaritas
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Johari mustawan.
SURABAYA ( KABAR SURABAYA) – Memasuki Bulan Ramadan 1447 Hijriah, Anggota DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan, mengajak seluruh masyarakat menjadikan bulan suci sebagai momentum memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, memperluas kepedulian sosial, serta memulihkan semangat kebersamaan pasca berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Anggota dewan yang akrab disapa Bang Jo itu menegaskan, Ramadan bukan sekadar bulan ibadah ritual, melainkan juga bulan pembuktian kepedulian sosial.
“Ramadan adalah bulan kemanusiaan. Di bulan inilah empati diuji, solidaritas diperkuat, dan kepedulian terhadap sesama benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Bang Jo menekankan bahwa semangat berbagi harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Mulai dari berbagi makanan untuk berbuka puasa, memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, hingga membantu tetangga sekitar yang membutuhkan.
Menurutnya, sekecil apa pun kontribusi yang diberikan, jika dilakukan secara kolektif akan menghadirkan dampak besar bagi kehidupan sosial di Kota Surabaya.
“Ramadan ini saatnya kita hadir untuk sesama. Jangan sampai ada warga yang merasa sendiri atau terabaikan. Kebersamaan adalah kekuatan kita,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya Ramadan sebagai bulan untuk saling menguatkan. Menguatkan iman, mempererat hubungan keluarga, serta memperkokoh persatuan antarwarga di tengah beragam perbedaan pilihan, latar belakang, maupun dinamika sosial yang ada.
“Di tengah berbagai perbedaan, Ramadan harus menjadi ruang pemersatu. Kita kuat karena kebersamaan,” tambahnya.
Selain itu, Bang Jo mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momen memulihkan. Baik memulihkan hubungan yang sempat renggang, menghidupkan kembali kepedulian sosial, maupun memulihkan optimisme dalam membangun Surabaya yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga komunitas, dapat bersinergi menghadirkan Ramadan yang penuh keberkahan dan membawa manfaat luas bagi warga.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang menghadirkan manfaat seluas-luasnya bagi sesama. Mari jadikan Ramadan 1447 H sebagai bulan kemanusiaan, bulan berbagi, bulan menguatkan, dan bulan memulihkan,” pungkasnya.
