Reses di Krembangan Utara, Legislator Muda Golkar Ahmad Nurdjayanto Fokus Pendidikan dan Infrastruktur Kampung
Anggota Komisi C DPRD Surabaya Achmad Nurdjayanto Saat Reses.
SURABAYA ( KABAR SURABAYA) – Legislator muda Partai Golkar Surabaya, Ahmad Nurdjayanto, memanfaatkan masa reses untuk menyerap berbagai aspirasi warga di wilayah Kalimas Baru, Kelurahan Krembangan Utara, Kecamatan Krembangan.
Sejumlah persoalan sosial yang bersifat rutin seperti pendidikan, pembangunan lingkungan, hingga infrastruktur kampung menjadi keluhan utama masyarakat.Dalam dialog bersama warga, Ahmad mengakui masih banyak kebutuhan dasar yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Surabaya.
Ia memastikan setiap masukan yang menjadi kewenangan Pemkot akan segera diteruskan agar bisa ditindaklanjuti.“Yang menjadi porsi pemerintah kota akan kami sampaikan. Kalau ada yang belum bisa direalisasikan, itu menjadi tanggung jawab saya untuk tetap berkoordinasi dan bergotong royong bersama warga,” tuturnya, Kamis (12/2).
Salah satu isu yang paling menonjol dalam reses tersebut adalah ketimpangan pendidikan antara wilayah pinggiran dan pusat kota. Menurutnya, akses dan kualitas pendidikan di kawasan Surabaya Utara masih tertinggal sehingga perlu intervensi program khusus agar anak-anak memiliki kesempatan yang setara.Sebagai langkah konkret, Ahmad menggagas program les Bahasa Inggris gratis bagi anak-anak, khususnya usia dini, di wilayah Krembangan Utara.
Program ini dirancang melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk karang taruna, agar manfaatnya bisa berkelanjutan dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.“Karang taruna nanti kami libatkan supaya ilmunya menular. Mereka bisa ikut mengajar adik-adiknya di lingkungan sini,” jelasnya.
Program tersebut akan dimulai sebagai proyek percontohan di satu titik terlebih dahulu. Evaluasi dari tahap awal ini nantinya menjadi dasar untuk memperluas pelaksanaan ke beberapa lokasi lain di kawasan Surabaya Utara.Bahasa Inggris dipilih karena dinilai sebagai kemampuan dasar yang penting di era global.
Ia berharap bekal tersebut dapat meningkatkan daya saing generasi muda di masa mendatang.Selain persoalan pendidikan, aspirasi terkait infrastruktur kampung dan pemberdayaan masyarakat juga menjadi catatan penting.
Ahmad menegaskan, usulan yang berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat akan disalurkan melalui Fraksi Golkar di tingkat nasional, sementara aspirasi kepemudaan dan pemberdayaan akan diperjuangkan melalui Fraksi Golkar DPRD Kota Surabaya.
“Harapannya, apa yang menjadi keinginan warga bisa benar-benar terwujud, pelan tapi pasti,” pungkasnya.
