UPN Veteran Jatim Ajak Mahasiswa Olah Limbah Perkotaan Jadi Pupuk Cair dan Eco-Enzyme

SURABAYA (KABARSURABAYA.COM) – Tim dosen Fakultas Pertanian UPN Veteran Jawa Timur menggelar demonstrasi pengolahan limbah perkotaan menjadi pupuk organik cair (POC) dan eco-enzyme di Instalasi Pengolahan Kompos dan Pupuk Organik Fakultas Pertanian, Jumat (25/9/2026).

Sekitar 70 mahasiswa Fakultas Pertanian mengikuti kegiatan ini. Demonstrasi merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat skema PkM UPN Mengabdi yang didanai Hibah Internal Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Jawa Timur.

Program ini berjudul “Optimalisasi Bank Sampah: Inovasi Pupuk Cair dari Limbah Organik dan Implementasi Eco Enzim”. Ketuanya Dr. Ir. Maroeto, M.P., dengan anggota dosen Saefurrohman, S.P., M.Sc., serta dua mahasiswa, Ken Ayu Dwiyanti dan Chantika Diva Vellyza.

Program dijadwalkan berjalan enam bulan, dari September 2026 hingga Februari 2027. Latar belakangnya, bank sampah selama ini umumnya hanya mengumpulkan dan memilah sampah, sementara limbah organik belum banyak diolah menjadi produk yang bermanfaat.

Tim menilai pengetahuan dan keterampilan pengolahan limbah organik masih terbatas, sehingga perlu teknologi sederhana yang bisa dijalankan secara mandiri.

Dalam demonstrasi, peserta melihat langsung tahapan pengolahan limbah, mulai dari pemilahan dan pencacahan bahan hingga fermentasi. POC adalah pupuk berbentuk cair yang dibuat dari fermentasi bahan organik. Eco-enzyme adalah cairan hasil fermentasi sisa organik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian.

Inovasi utama kegiatan ini adalah pengembangan eco-enzyme dengan tiga perlakuan mikroba, yaitu Azotobacter, Pseudomonas, dan Bacillus. Azotobacter diarahkan untuk mengevaluasi kandungan nitrogen (N), Pseudomonas untuk fosfor (P), dan Bacillus untuk kalium (K).

Fermentasi berlangsung sekitar 14 hingga 20 hari dalam tembler tertutup di tempat teduh, dan hasil tiap perlakuan akan diuji kandungan C,N, P, dan K-nya untuk dibandingkan. Sisa limbah padat dari proses ini tidak dibuang, tetapi dapat diolah lagi menjadi pupuk organik padat atau kompos.

Kegiatan ini mengusung nilai bela negara sebagai ciri khas UPN Veteran Jawa Timur sebagai Kampus Bela Negara. Menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat dipandang sebagai wujud cinta tanah air yang sejalan dengan nilai tersebut.

Kegiatan ini juga mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDG 12) serta ekosistem daratan (SDG 15), sekaligus menjadi sarana belajar langsung bagi mahasiswa di luar kelas.

Tim berharap peserta memahami bahwa limbah organik dapat diolah menjadi produk bernilai guna dengan cara sederhana. (KS1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *